Pacu Produksi Motor Listrik, Nidec Caplok Unit Usaha Mitsubishi

Ilustrasi, pengecasan baterai mobil listrik – dok.Motoris


Kyoto, Motoris – Nihon Densan Kabushiki-gaisha atau Nidec Corporation (Nidec), dikabarkan akan mengakuisisi (mencaplok) unit bisnis atau anak perusahaan Mitsubishi Heavy Industries (MHI) yang selama ini diketahui memproduksi alat pemotong. Dengan pembelian ini Nidec berharap dapat memacu produksi motor listrik yang diperuntukan bagi kendaraan listrik (mobil, dan lainnya).

Seperti dilaporkan Reuters dan Nikkei, Jumat (5/2/2021), beberapa sumber mengatakan nilai akuisisi tersebut mencapai 30 miliar yen atau sekitar Rp 4 triliunan (kurs 1yen = Rp 133,6). “Dengan akuisisi unit bisnis milik MHI itu, akan membantu Nidec meningkatkan teknologi persneling di motor EV,” tulis Nikkei.

Meski, seorang Juru Bicara Nidec yang mengumumkan kesepakatan akuisisi, Jumat (5/2/2021) itu menolak mengatakan berapa nilai akuisisi yang akan segera dilakukan itu. Nidec memperkirakan pasar motor listrik – yang dikenal sebagai e-axle atau e-drive – akan tumbuh 10 kali lipat dalam satu dekade mendatang.

Kantor-pusat-Nidec-di-Jepang-dok.Istimewa-via-Mynewsdesk

Seperti dilaporkan laman Gijutsu Shimbun, Jumat (5/2/2021), pabrikan asal Kyoto – Jepang – yang selama ini dikenal sebagai produsen motor spindle kecil yang mendayai hard-disk drive itu, kini ingin berekspansi memproduksi motor listrik untuk kendaraan.

Maklum, kendaraan listrik – baik roda dua maupun roda empat atau lebih – terus berada di tren pertumbuhan di berbagai belahan dunia. Nidec juga telah memiliki jejaring pemasaran dan produksi yang luas.

Tercatat, hingga akhir 2019 lalu, perusahaan ini memiliki 230 anak perusahaan yang tersebar di Jepang, Asia, Eropa dan Amerika.

Ilustrasi motor listrik dan baterai di mobil listrik – dok.Stanford University

Nidec pun sudah melakukan penjajakan suplai motor listrik ke berbagai pabrikan pembuat kendaraan bersumber tenaga dari setrum di berbagai belahan dunia. (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This