Gegara Ini, Aparat Lembaga Keuangan Korea Selidiki Pejabat Hyundai

Ilustrasi, logo Hyundai-dok.Bloomberg via Timeslive.co_.za_


Seoul, Motoris
– Komisi Jasa Keuangan (FSC) Korea Selatan melalui tim investigasi pasar modal akan melakukan penyelidikan kepada 12 eksekutif atau pejabat Hyundai Motor Company atas dugaan memanfaatkan informasi yang belum pasti untuk mengambil keuntungan pribadi.

Mereka diketahui telah menjual kepemilikan saham Hyundai sesaat setelah harganya melambung menyusul kabar burung akan dijalinnya kerjasama antara Hyundai dengan Apple Inc, memproduksi mobil listrik berteknologi otonom.

Seperti dilaporkan laman Business Korea, Senin (12/4/2021), pada tanggal 8 Januari lalu, harga saham Hyundai Motor melonjak, karena munculnya berita tentang pembicaraan antara Hyundai Motor dan Apple tentang pengembangan bersama Apple Car. Lonjakan harga yang terjadi saat itu menembus level tertinggi sejak 52 pekan.

Ilustrasi, Hyundai – dok.AP via Engadget

Pada saat itulah – diketahui – 12 orang eksekutif Hyundai secara bersamaan melego saham Hyundai yang mereka miliki. Para ekskutif itu diduga meraup “cuan” gede, karena harga saham yang melonjak.

Namun, pada 8 Februari, Hyundai Motor ternyata secara resmi mengumumkan bahwa pihaknya tidak melakukan pembicaraan dengan Apple tentang pengembangan kendaraan otonom. Sontak harga saham pabrikan itu pun merosot.

Lantaran itu pula bursa saham Korea meminta kepada FSC menggelar penyelidikan untuk memastikan benar tidaknya dugaan yang menyebut ada kemungkinan unsur kesengajaan para eksekutif itu memanfaatkan informasi tersebut, demi meraup keuntungan atau “cuan”. Penyelidikan diperkirakan akan memakan waktu lama.

Gambar render mobil listrik otonom Apple iCar – dok.Promax via GaadiWaadi.com

Penyelidikan otoritas keuangan biasanya membutuhkan waktu lima hingga enam bulan. Kurun waktu itu tidak termasuk waktu persiapan pra-peluncuran kegiatan penyelidikan.

Seperti dilaporkan Reuters, Senin (12/4/2021), saham Hyundai melonjak 21% pada Januari, sesaat setelah tersiar kabar pabrikan tengah melakukan pembicaraan dengan Apple. Pada saat itulah sejumlah eksekutif Hyundai memperdagangkan sekitar 3.400 saham, senilai (perhitungan Reuters) sekitar 833 juta won.

Namun, pada Februari kabar yang menyebut adanya pembicaraan dengan Apple itu dibantah. Sehingga bursa saham Korea Selatan mengkaji perdagangan tersebut. Mmengutip sumber di lembaga keuangan itu, surat kabar JoonAng Ilbo bahkan melaporkan bahwa temuan tersebut telah diteruskan ke Komisi Jasa Keuangan (FSC).

Hanya, FSC dan FSS yang dihubungi Reuters enggan mengonfirmasi kabar tersebut. (Sut/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This