Bidik Pabrikan Baterai Dunia, Rio Tinto Nambang Lithium di Serbia

Ilustrasi Rio Tinto-dok.SeeNews


Sidney, Motoris – Grup pertambangan Anglo-Australia Rio Tinto tak ingin tertinggal menggarap pasar baterai kendaraan listrik yang kini terus berkembang di dunia. Namun, perusahaan ini tak terjun ke sektor produksi melainkan ingin menjadi pemasok bahan baku pembuatan baterai yakni Lithium.

Seperti dilaporkan laman SeeNews dan Just-Auto, Kamis (29/7/2021) salah satu perusahaan pertambangan yang sohor di dunia itu akan menambang borat lithium di Serbia. Untuk itu, Rio Tinto berkomitmen menggelontorkan investasi senilai US$ 2,4 miliar.

“Proyek tersebut, telah mendapatkan persetujuan dari semua pihak (pemerintah, masyarakat, dan lembaga yang terkait dengan lingkungan), izin dan lisensi yang relevan dan melibatkan masyarakat lokal. Dan proyek ini meningkatkan peran Rio Tinto dalam menjamin ketersediaan bahan baterai listrik,” bunyi keterangan perusahaan.

Ilustrasi, proses pemurnian lithium oleh Rio Tinto – dok.SeeNews

Chief Executive Officer Rio Tinto, Jakob Stausholm, menegaskan pihaknya kini dalam posisi yang sangat baik untuk menjadi salah satu pemasok bahan tambang sangat esensial untuk pembuatan produk baterai listrik.

“Kami melihat peluang besar yang ditawarkan oleh meningkatnya permintaan lithium, khususnya yang didorong oleh transisi energi global dan proyek ini akan memperkuat penawaran kami, khususnya ke pasar Eropa,” ujar Jakob Stausholm.

Produksi pertama diharapkan diharapkan mulai dijual pada tahun 2026 dengan perkiraan permintaan lithium akan tumbuh 25% -35% per tahun selama dekade berikutnya. Produksi penuh dijadwalkan berlangsung pada tahun 2029.

Ilustrasi material berkandungan lithium -dok.Bankwatch

Total produksi diperkirakan mencapai sekitar 58.000 ton lithium karbonat, 160.000 ton asam borat, dan 255.000 ton natrium sulfat setiap tahun. Perusahaan bertujuan untuk memproduksi 2,3 juta ton lithium karbonat selama 40 tahun dari tambang tersebut. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This