Prediksi Titik Macet Mudik 2018

Prediksi Titik Macet Mudik 2018

Jakarta, Motoris – Lebaran 2018 memang masih sebulan lebih lagi. Namun, pemerintah sudah memetakan lokasi rawan macet pada musim mudik tahun ini.

Terdapat sembilan titik rawan kemacetan selama mudik Lebaran kali ini, yakni Serang Timur-Merah, Tol Jakarta-Cikampek yang terdiri atas simpang susun (SS) Cikunir, lokasi pengerjaan Jakarta-Cikampek elevated, dan gerbang tol Cikarang Utama.

Selanjutnya, gerbang tol Ciawi, tol Pemalang-Batang, tol fungsional Batang-Semarang, gerbang tol Tembalang, SS Salatiga, simpang Mengkreng, dan akses masuk tempat istirahat, tempat istirahat dan pelayanan (TIP), dan area parkir.

“Pemudik diharapkan bisa mengantisipasi kemacetan di sembilan titik itu dengan mengatur waktu keberangkatan,” ujar Direktur Pembinaan Keselamatan Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Ahmad Yani di Jakarta, Sabtu (12/5/2018).

Baca juga: Mobil Nasional, Vietnam, dan Proteksi Impor

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya-Toyota Jadi Perusahaan Jepang Pengeruk Laba Terbesar.

Dia melanjutkan, kemacetan parah bakal terjadi di tol Jakarta-Cikampek. Jika ditelisik, ada tujuh titik rawan macet di ruas tol ini, antara lain SS Cikunir, TIP 19 A, km 21 A, km 30A, TI 33A, km 37-38A, dan TIP 57A.  Sementara itu, titik macet saat arus balik diproyeksikan berada di SS Dawuan, TIP 62B, TIP 52B, km 46B, TIP 42B, Km 36B, dan KM 28B.

Yani menuturkan, pada 2017, jumlah mobil pribadi yang digunakan untuk mudik mencapai 3,1 juta unit, sedangkan sepeda motor 6,3 juta unit. Dia belum bisa memprediksi berapa total kendaraan pribadi yang dipakai mudik tahun ini.

Yani menganjurkan masyarakat tidak mudik menggunakan motor. Alasannya, motor adalah sarana transportasi jarak dekat. Sebagai gantinya, pemerintah menyediakan mudik gratis. Kemenhub menyediakan 45 truk untuk mengangkut 2.025 motor dan 975 bus untuk 43.875 orang. Pemberangkatan di Ancol dan Depok, Tangerang, Bekasi.

Dia menambahkan, transportasi umum juga siap melayani pemudik. Perinciannya, bus sebanyak 49.613 unit, kereta api sebanyak 335 dan tambahan 55, lalu pesawat 537 unit. Kapasitas angkut angkutan Lebaran 2018 mencapai 20,24 juta. (gbr)

CATEGORIES
TAGS
Share This