Penjualan Mobil Loyo, Indomobil Group Merugi Rp 164 Miliar Lebih

Penjualan Mobil Loyo, Indomobil Group Merugi Rp 164 Miliar Lebih
Kantor Indomobil - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) yang hingga kini menjdi induk dari sejumlah perusahaan agen pemegang merek (APM) maupun distributor resmi kendaraan bermotor roda dua hingga empat atau lebih dan jasa leasing, sepanjang kuartal pertama membukukan kerugian. Laporan keuangan perseroan menunjukkan, rugi bersih yang terjadi pada rentang Januari – Maret itu sebesar Rp 164,50 miliar.

Informasi tersebut terungkap dari surat jawaban IMAS kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diteken Direktur Utama Indomobil Jusak Kertowidjojo, yang dikutip Motoris, di Jakarta, Kamis (9/7/2020). Jusak menyebut, sepanjang kuartal pertama itu pendapatan IMAS menyusut 7% dibanding periode sama tahun 2019, yakni dari Rp 4,79 triliun menjadi Rp 4,46 triliun.

Laporan keuangan perseroan menunjukkan, selama tiga bulan pertama itu, IMAS membukukan rugi bersih Rp 164,50 miliar. Pada pada kurun waktu yang sama di tahun 2019, perusahaan ini masih mencetak laba bersih senilai Rp 630,99 miliar. “Penjualan kendaraan di kuartal pertama menurun 22,2%. Sedangkan kuartal kedua diestimasi akan menurun sekitar 70%,” ungkap Jusak.

Ilustrasi, Suzuki New Baleno yang dijajakan anak perusahaan Indomobil Group – dok.Motoris

Namun, lanjut Jusak, pendapatan dari pembiayaan (leasing) di rentang waktu tiga bulan tersebut masih mencatatkan kenaikan sebesar 22,48%. Dia juga memastikan, meski di tengah pandemi virus corona namun tingkat kolektabilitas (pembayaran angsuran oleh konsumen) atas pembiayaan yang disalurkan masih belum terganggu.

Pendapatan Indomobil Group sepanjang tahun 2019 lalu tercatat senilai Rp 18,62 triliun atau naik 4,13% dibanding pendapatan tahun 2018 yang senilai Rp 17,88 triliun. Pada tahun itu, laba bersih yang dikantongi bahkan melejit hingga 631% dibanding tahun sebelumnya, yakni dari Rp 23,26 miliar menjadi Rp 170,06 miliar.

Ilustrasi, booth Hino di sebuah pameran – dok.Motoris

Kinerja bidang otomotif
Indomobil Group hingga kini merupakan induk dari perusahaan APM maupun istributor resmi kendaraan merek Suzuki, Nissan dan Datsun, Hino, Volkswagen, Audi, dan Kia. Selain itu menjadi induk perusahaan dari beberapa perusahaan leasing.

Rinciannya, anak perusahaan grup ini antara lain PT Suzuki Indomobil Motor (mobil dan sepeda motor) , PT Nissan Motor Indonesia, PT Panca Datsun Nusantara PT Garuda Mataram Motor (Volkswagen & Audi, PT Kreta Indo Artha (Kia), PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (truk dan bus), dan PT Indotruck Utama.

Anak perusahaan lainnya adalah, PT Indo Traktor Utama, Indorent, Indomobil Finance, Shinhan Indo Finance, PT Indomobil Edukasi Utama, PT Indomobil Prima Energi, PT Kyokuto Manufaktur, PT Furukawa Battery, PT Wahana Inti Selaras.

Nissan New Livina – dok.Motoris

Sekadar tambahan informasi dengan mengutip data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang Januari – Maret lalu, penjualan ritel mobil Suzuki tercatat sebanyak 25.425 unit, Nissan 2.248 unit, Datsun 725 unit, VW 285 unit, dan Audi 5 unit.

Sementara Kia sebanyak 143 unit yang dibukukan pada Januari 5 unit, Maret 76 unit, dan Maret 62 unit. Selain itu masih ada penjualan truk dan alat berat. Anak perusahaan Indomobil Group juga memasarkan dan memproduksi beberapa model sepeda motor merek Suzuki di Tanah Air, bahan beerapa di antaranya diekspor. (Fat/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS