Distribusi Bensin Berkualitas Meragukan Jelang Euro IV

Distribusi Bensin Berkualitas Meragukan Jelang Euro IV

Jakarta, Motoris – Pabrikan otomotif di Tanah Air menyambut baik rencana penerapan standar emisi Euro IV di Indonesia. Salah satunya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), yang mengklaim siap dengan penerapan standar emisi yang lebih tinggi tersebut.

Dijelaskan Head of Service PT SIS, Riecky Patrayudha, bukan masalah mesin yang kompetibel atau tidak dengan Euro IV, namun bagaimana juga dengan standar bahan bakar di Tanah Air.

“Sekarang pertanyaan saya itu, bensinnya ada yang kompetibel atau tidak. Pasalnya, pasti ada perbedaan bahan bakar antara Euro IV dan Euro II,” jelas Riecky, di Jakarta, belum lama ini.

Saat ini, bahan bakar yang diklaim sudah standar dengan Euro IV dari Pertamina, adalah Pertamax Turbo. Namun, peredaran atau distribusi bahan bakar jenis ini, belum tersedia merata di seluruh Indonesia.

“Bensin untuk Euro IV itu banyak chemical yang harus disesuaikan, dan standar yang harus diikuti, tapi saya ttidak begitu hafal. Karena itu, performa maksimal mesin Euro IV harus disuplai dengan BBM Euro IV juga,” tegasnya.

Baca juga: Jelang Lebaran, 65% Bus Tak Penuhi Syarat Keamanan

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya-Merek Jepang Siap Caplok Mobil Listrik di Indonesia.

Sementara itu, dengan belum kompetibelnya bahan bakar di Indonesia dengan Euro IV, pabrikan berlambang huruf S ini harus membawa bahan bakar dari luar, untuk menguji kendaraannya sebelum standar emisi Euro IV benar-benar dijalankan.

Naik Level

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono, mengatakan, seluruh model Toyota yang diproduksi di Indonesia siap naik level ke emisi Euro IV. Ubahan produksi sudah bisa dilakukan khususnya di bagian pembakaran tanpa kendala.

“Semua model yang diproduksi Toyota sudah siap (Euro IV). Soal kenaikan biaya produksi, ada penyesuaian. Tapi soal harga jual itu domainnya TAM (PT Toyota Astra Motor, selaku distributor), dari kami tidak naik,” kata Warih.

Untuk diketahui, Gabungan Industri Kendaraan bermotor (Gaikindo) bakal mendeklarasikan penerapan standar emisi Euro4 ini pada Agustus mendatang. Sementara untuk penerapannya sendiri, rencananya bakal dilakukan 7 Oktober 2018. (Hrp/Sna)

CATEGORIES
TAGS
Share This