Aturan Pelat Nomor Ganjil-Genap di Jakarta Berlanjut

Aturan Pelat Nomor Ganjil-Genap di Jakarta Berlanjut
Ilustrasi, atus lalu-lintas dari Jalan Sudirman menuju Bundaran HI Jalan Thamrin - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Pemerintah DKI Jakarta menetapkan kebijakan metode pengaturan lalu-lintas melalui sistem pelat nomor ganjil-genap, terhitung sejak 31 Desember 2018 kemarin dan mulai berlaku efekti Rabu (2/1/2019) ini. Skema waktu dan rute pemberlakuan kebijakan ini tidak mengalami perubahan dari sebelumnya.

Seperti dilansir laman ntmcpolri.info, Selasa (1/1/2019) kemarin penetapan kebijakan ini dilakukan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 155 Tahun 2018 mengenai Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap. Dalam Peraturan yang diteken Gubernur Anies Baswedan itu dinyatakan masa berlaku ketentuan ini adalah Senin – Jumat mulai pukul 06.00 – 10.00 WIB, dan 16.00 -20.00 WIB.

Namun, ketentu ini tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Sedangkan pemberlakukan ketentuan tersebut berada di Jalan Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Sudirman, dan Gatot Subroto.

Selain itu, juga berlaku di sebagian Jalan Jenderal S Parman dari ujung simpang Jalan Tomang Raya hingga Simpang KS Tubun. Kemudian Jalan MT Haryono, HR Rasuna Said, DI Panjaitan, serta Jalan Ahmad Yani.

Ilustrasi penerapan ganjil genap di Ibu Kota. dok. Bisnis.com

Untuk memberi kepastian kepada masyarakat pengguna jalan dan menhindarkan perdenatan yang tidak perlu, pemerintah DKI Jakarta kini memasang rambu-rambu permanen tentang ketentuan tersebut di area-area pemberlakuan.

“Mengapa rambu-rambu dipasang? Karena di lapangan sering kali petugas kita berhadapan dengan pengendara yang berdebat. Sekarang kita berikan kepastian dengan rambu-rambu itu,” tutur Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/12/2018).

Direktur Lalu-lintas Polda Metro Jaya, Komisari Besar Polisi, Yusuf menilai pemberlakuan ketentuan ganjil-genap di Jakarta berdampak positif. Sehingga, jika kebijakan tersebut berlangsung perlu mendapat dukungan.

“O iya, hasilnya positif. Selama aturan ini berlaku ada peningkatan kecepatan di jalur ganjil genap 2- 30 lilometer per jam. Ini terjadi, karena banyak orang yang berpindah ke angkutan umum. Artinya, jumlah mobil pribadi di jalan berkurang saat aturan berlaku,” kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (2/1/2019). (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This