Ingat, Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Busway dan Jalan Tol

Ingat, Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Busway dan Jalan Tol
Ilustrasi,,Jalur Busway di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta -dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Direktorat Lalu-lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya mulai hari ini, Selasa (1/10/2019) resmi memberlakukan perluasan penerapan tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE). Setelah di jalan Sudirman-Thamrin, kini aturan itu berlaku di jalur Transjakarta dan akan menyusul di sejumlah ruas jalan tol di Jakarta.

Namun, untuk pemberlakuan tilang elektronik di jalan bebas hambatan atau jalan tol mulai berlaku Kamis (3/10/2019) lusa. Kendati begitu, ini perlu diingat agar para pengguna jalan tol yang terbiasa melanggar batas kecepatan maksimum di jalan tol tak mengulangi kebiasaan buruk tersebut.

“Intinya ini penindakan dilakukan agar para pegendara lebih tertib lagi  di jalan. Demi menciptakan keamanan dan keselamatan bersama,” tutur Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu-lintas Polda Metro Jaya,  AKBP Muhammad Nasir, di Jakarta, belum lama ini.

Ilustrasi, mengemudi mobil di jalan tol – dok.Motoris

Nasir menjelaskan, sudah 10 kamera ETLE dipasang di beberapa lokasi jalan tol. Penempatannya di mulai dari ruas Tol Jagorawi /Cibubur yang terdapat dua titik kamera di kedua arah.

Dua titik kamera di ruas Tol Jakarta – Cikampek di kedua arah, satu titik kamera di Ruas Tol Jakarta – Tangerang (Janger), dan satu titik Kamera di Ruas Tol Tomang – Bandara (Prof. Sedyatmo).

Selain itu juga terdapat satu titik Kamera di Ruas Tol Dalam Kota (Cawang – Tomang), satu titik Kamera di Ruas Tol JORR (Rorotan – Cikunir), satu titik Kamera di Gerbang Tol Semanggi 1, serta satu titik Kamera di Gerbang Tol Kuningan 1.

Ilustrasi perilaku di jalan tol yang tidak mengindahkan aturan batasan kecepatan, kecepatan maksimum di jalan tol adalah 100 kilometer per jam – dok.Motoris

Kamera ini menurut dia, memiliki beberapa fitur intelligence dan dapat diintegrasikan dengan sistem ETLE Ditlantas Polda Metro Jaya. Di antara fitur itu adalah ANPR (Automatic Number Plate Recognition) dengan tambahan fitur pendeteksi kendaraan blacklist, plat nomor palsu, tidak terdaftar, dan blokir kasus pidana.(Kpr)

CATEGORIES
TAGS
Share This