Ini Wilayah Rawan Pelanggaran Lalu-lintas di Jakarta

Ini Wilayah Rawan Pelanggaran Lalu-lintas di Jakarta
Ilustrasi, arus lalu-lintas di Jalan Sudirman menuju Jalan MH Thamrin Jakarta, - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Pemasangan kamera pengintai atau CCTV yang terintegrasi dengan sistem tilang elektronik (E-TLE) – yang ditujukan untuk menindak pelanggar aturan lalu-lintas (lalin) di Jakarta – tak cukup hanya dipasang di Jalan Sudirman-Thamrin, saja. Pasalnya, banyak area lain yang juga mencatat banyaknya pelanggar aturan tersebut.

Pengamat Masalah Transportasi yang juga mantan Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Budiyanto menegaskan alasan perlunya pemasangan CCTV di area-area itu dipandang perlu jika tujuannya untuk menegakan aturan di seluruh wilayah Jakarta.

“Pelanggaran lalu lintas seperti melawan arus hampir merata dan lain sebagainya di seluruh wilayah DKI Jakarta, bahkan sulit untuk ditertibkan,” kata dia di Jakarta,Selasa (29/10/2019).

Oleh karena itu, lanjut Budiyanto, pemasangan CCTV harus terintgrasi dengan sistem penegakan hukum dengan mekanisme Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Ilustrasi, mobil yang melintas di wilayah DKI Jakarta yakni di ruas Jalan Sudirman menuju Bundaran HI Jalan Thamrin – dok.Motoris

“Dengan pemasangan CCTV yang terkoneksi dengan sistem E-TLE akan memberikan deterence effek yang luar biasa karena alat tersebut dapt bekerja selama 1 x 24 Jam ,dan pelanggar akan terdeteksi / tercupture dengan alat tersebut ,dan data pelanggaran tersimpan secara otomatis di Back Office pada ruang kendali,” papar dia.

Adapun lokasi-lokasi yang rawan pelanggaran adalah sebagai berikut:
1.Jakarta Pusat
a.U-turn Tl Karet Tanah Abang.
b.Jln Kartini Kemayoran.
c.Tl pintu Air sd Pintu besi Jln Gunung Sahari.
d.Sekitar Pasar Manggarai.

2.Jakarta Utara
a.Perputaran Plumpang.
b.Tanco Yos Sudarso.
c.Jln Bandengan Selatan.
d.Pitaran ke Sunter – Jln Yos Sudarso.

3.Jakarta – Barat
a. Kolong FO. Slipi Jaya
b. Kolong FO Peninsula
c. Jl. Pintu Air Cengkareng
d. Singalaga Kebon Jeruk
e. Jl. Pejuangan Kebon Jeruk
f. Jl. Labu Tamansari
g. Jl. Jembatan 2 Tambora
h. Jl. Jembatan Besi Tambora
I. Jl. Dr. Susilo Tanjung Duren
J. Jl. Peta Selatan Kalideres
k. Simpang Kembang Kerep Kembangan
l. Offramp Meruya 1 Kembngan.

Ilustrasi pesepedamotor di Jakarta – dok.Okezone.com

4.Jakarta Selatan
a.Sekitar Kalibata.
b.Ranco.
c.Lenteng Agung.
d.Sekitar Polsek Kebayoran lama.

5.Jakarta Timur
a.Sekitar Pasar Gembrong.
b.Jln Dewi Sartika.
c.Klender.
d.Jln Jatinegara Barat.

Menurut Budi, tindak pelanggaran melawan arus di lokasi-lokasi ini sudah berjalan cukup lama. Bahkan hingga sekarang masih menjadi pemandangan keseharian.

“Tanpa adanya perubahan dalam penjagaan dan pengawasan pada lokasi- lokasi maka pelanggaran seperti itu akan terus terulang, maka harus dilakukan pemasangan tilang elektronik,” imguh dia. (Kpr)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This