Mulai Akhir Tahun Ini ERP Diterapkan di Jakarta

Mulai Akhir Tahun Ini ERP Diterapkan di Jakarta
Ilustrasi penerapan ERP - dok.Straits Times

Jakarta, Motoris – Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan, penerapanjalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) akan dimulai pada akhir tahun 2020 ini. Aturan ini merupakan bagian dari instrumen traffic restraint (pengendalian lalu lintas) yang bersifat keberlanjutan.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo tujuannya mendorong pengguna kendaraan pribadi agar beralih ke transportasi umum. Sebab, lanjut dia aturan ini otomatis menggantikan sistem pembatasan dengan metode plat nomor ganjil-genap.

“Hierarki traffic restraint (pengendalian lalu lintas) itu kan yang pertama bentuknya carpooling dengan sistem 3 in 1, lalu dengan ganjil-genap berdasarkan pelat nomor. Nah yang terakhir bisa dengan electronic road pricing,” tutur Syafrin di Jakarta, belum lama ini.

Jika jalan berbayar mulai diterapkan di sejumlah jalan protokol di Ibukota, maka kebijakan ganjil-genap tidak akan berlaku. Cara ini diharapkan, bisa lebih baik, dan mengurangi volume kendaraan.

Ilustrasi, kendaraan bermotor yang melintas di wilayah DKI Jakarta yakni di ruas Jalan Sudirman menuju Bundaran HI Jalan Thamrin – dok.Motoris

“Tentunya kami mengharapkan kebijakan jalan berbayar ini bisa menekan kemacetan di Jakarta. Sekarang kita sedang melakukan pengkajian dan diharapkan bisa selesai sebelum akhir tahun ini,” ujar Syafrin.

Persiapan penerapan jalan berbayar di Jakarta sudah akan memasuki tahap finalisasi dokumen teknis. Proses lelang dan pembangunan perangkatnya akan dilakukan pada Maret 2020.(Kpr)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS