Tilang Elektronik Tengah Diuji Coba di Bekasi

Tilang Elektronik Tengah Diuji Coba di Bekasi
Ilustrasi, kamera pengintai tilang elektronik bagi pelanggaran lalu-lintas di jalur busway di Jakarta - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota sejak Rabu (12/3/2020) lalu telah melaksanakan uji coba sistem Tilang Elektronik atau Eelectronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Selama masa uji coba ini pelanggar akan diberi teguran, dan belum ada penindakan.

“Uji coba sudah mulai berlaku. Pelanggaran yang akan dijaring aada beberapa jenis mulai dari tidak menggunakan sabuk pengaman, mengoperasikan telepon genggam saat mengemudi. Dan kendaraan yang melebihi kecepatan yang diatur,” tutur Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polrestro Bekasi Kota, Kompol. Erna Ruswing Andari, saat dihubungi, Jumat (13/3/2020).

Selain itu, sistem akan mereka pelanggaran lain yakni pengguna sepeda motor yang tidak mengenakan helm, melawan arus, berboncengan lebih dari satu penumpang. Bahkan pengendara dengan plat nomor palsu dan motor bodong.

“Pelanggaran penggunaaan pelat nomor palsu dan kendaraan bodong itu bisa terdetesi karena sistem tilang kita juga terhubung dengan sistem di NTMC Mabes Poli. Jadi nomor palsu atau bodong akan terlihat,” papar Ema.

Ilustrasi, pemberitahuan tentang wilayah pemberlakuan tilang elektronik di Jakarta – dok.Motoris

Setelah ujicoba ini selesai dilakukan, lanjut dia, kepolisian akan melakukan sosialisasi ke masyarakat. Setelah itu, penerapan tindakan tegas akan diberlakukan.

Mekanisme sistem ETLE yang berlaku di Bekasi sama dengan yang ada di wilayah DKI Jakarta. Para pelanggar yang terbukti dan terekam kamera akan dikirimi surat tilang dan barang bukti. Mereka diberi waktu 14 hari untuk membayarkan denda, bila pembayaran melewati tenggat itu maka STNK akan diblokir. (Mus/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS