Pelarangan Mudik, Jalur Lalu-lintas Disekat di 58 Titik

Pelarangan Mudik, Jalur Lalu-lintas Disekat di 58 Titik
Ilustrasi, mengemudi mobil di jalan tol - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Larangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah mulai berlaku hari ini, Jumat (24/4/2020) hingga 22 Mei nanti, sehingga pemantauan oleh petugas pun telah secara intensif dilakukan. Sebelumnya, kepolisian telah menetapkan titik penyekatan jalur lalu-lintas yang selama ini menjadi jalur arus mudik masyarakat.

Seperti diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Argo Yuwono saat konferensi pers melalui video, di Jakarta, Kamis (23/4/2020) kemarin, titik penyekatan tersebut tidak hanya berada di wilayah DKI Jakarta saja tetapi juga di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, bahkan di Jawa Timur.

“Jadi, titik penyekatan ini ada di seluruh Indonesia. Karena dari (Korps) lalu-lintas sudah mendapatkan hasil deteksi, bahwa ada sejumlah titik perlintasan (para pemudik), sehingga total ada 58 titik di seluruh Indonesia,” papar dia.

Mantan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya itu menyebut, dari 58 titik itu 18 berada di wilayah DKI Jakarta, 17 berada di Jawa Barat, 6 di Banten, 5 di Jawa Tengah, 3 di Yogyakarta, dan 9 di Jawa Timur. Namun, dia memastikan, hingga tanggal 6 Mei masih belum dilakukan tindakan pemberian sanksi, karena sanksi baru akan diberikan mulai tanggal 7 Mei.

Ilustrasi pemudik sepeda motor. dok merahputih.com

“Kita berikan sosialisasi dulu, sehingga kita cegah agar masyarakat tidak mudik melalui caracara persuasif. Kita ingatkan akibat-akibat kalau mereka mudik terkait dengan wabah virus corona. Kemudian kita mohon kepada mereka untuk kembali ke rumah masing-masing,” ujar Argo.

Pada setiap titik didirikan Posko bagi aparat gabungan antara Polri, TNI, dan istansi terkait. Namun, Agro memastikan tidak ada penutupan jalan told an jalan arteri. Sedangkan kendaraan yang boleh melintas adalah angkutan logistik, bahan bakar minyak (BBM), alat kesehatan , serta angkutan ekspedisi.

Ilustrasi, truk angutan logistik tidak dibatasi saat larangan mudik berlaku – dok.Motoris

Titik pengecekan
Sementara, di tempat berbeda, Direktur Jenderal Perhubunga Darat Keenterian Perhuungan Budi Setiyadi menyatakan Kementerian telah mendirikan titik pengecekan atau check point untuk penyekatan dan pemeriksaan masyarakat yang melintas untuk dipastikana apakah mobilitas mereka terkait mudik atau bukan.

Titik tersebut ditempatkan di area jalan tol maupun non tol mulai dari jalan nasional hingga jalan-jalan kecil alternatif atau “jalan tikus”. “Jadi kita lakukan pengecekan hingga tingkat kecamatan. Ini untuk mencegah masyarakat yang hendak keluar maupun masuk wilayah Jabodetabek,” ujar dia dalam teleconference di Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Ilustrasi, gerbang tol Tangerang – dok.Motoris

Di area jalan tol, titik pengeceakan berada di KM 31 jalan tol Jakarta – Cikampek, di jalan tol Tangerang-Merak, ada di Pintu Tol Bitung, jalur A maupun jalur B.

Di luar jalan tol, di perbatasan Bekasi dengan Karawang didirikan pos titk pengeceakan. Kemudian di Puncak Pas, di Cigombong perbatasan Kabupaten Bogor – Cianjur, dan beberapa lainnya. (Fan/Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS