Ini Jangka Waktu Penerbitan STNK dan BPKB Mobil Baru

Ini Jangka Waktu Penerbitan STNK dan BPKB Mobil Baru
Ilustrasi, SIM, STNK, dan BPKB - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Berbeda dengan membeli barang rumah tangga di toko, pembelian mobil baru harus disertai dokumen bukti kepemilikan kendaraan sebagai legalitas mobil saat dikendarai di jalan. Lebih dari itu, dengan bukti tersebut maka jika terjadi kecelakaan atau terkena razia petugas di jalan maka potensi risio ribetnya proses pengurusan – terutama menyangkut pembuktian aspek legalitas – kendaraan tersebut juga bisa diminimkan.

Surat atau kendaraan yang wajib diurus adalah Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang dikeluarkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri. Sedangkan dokumen lainnya – yang juga penting dimiliki – yakni dokumen asuransi diterbitkan perusahaan asuransi yang dipilih, serta faktur mobil yang dikeluarkan oleh diler tempat mobil dibeli.

“Saat berkendara, AutoFamily wajib membawa STNK yang sah sesuai dengan mobil yang dibawa. BPKB bisa disimpan di rumah bersama surat-surat kendaraan lainnya,” tutur Chief Executive Auto2000, Martogi Siahaan, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Banyak orang bertanya, berapa lama pengurusan dokumen mobil baru terutama STNK dan BPKB, ketika orang membeli kendaraan di Auto2000? Menurut Martogi kedua dokumen tersebut akan diurus perusahaannya berdasar sesuai dengan jenis kendaraan yaitu Completely Knock Down (CKD) dan Completely Built Up (CBU).

Ilustrasi STNK Elektronik – dok.Istimewa

“Untuk mobil CKD yang merupakan mobil Toyota yang dirakit di Indonesia seperti Agya, Calya, Avanza, Innova, Rush, dan Fortuner, sementara CBU unitnya didatangkan langsung dari luar negeri seperti Alphard, Vellfire, FT 86, dan Supra dan lain-lain,” terang dia.

Setiap wilayah menetapkan waktu pengurusan surat yang berbeda, tapi umumnya tidak terpaut jauh. Sebagai contoh mobil dengan pelat nomor B (wilayah Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang), waktu pengurusan STNK untuk mobil CKD maksimal 14 hari kerja dan BPKB maksimal 60 hari kerja setelah STNK terbit.

Sedangkan untuk mobil CBU, waktu pengurusan STNK-nya maksimal 30 hari kerja dan BPKB maksimal 60 hari kerja setelah STNK terbit.

“Yang harus digarisbawahi adalah, waktu dihitung berdasarkan hari kerja, dimana hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional tidak dihitung,” jelas Martogi.

Ilustrasi, asuransi mobil – dol.APKPure.com

Artinya, jika banyak hari libur di saat pengurusan, maka ada potensi waktunya semakin lama. Adapun waktu pengurusan dokumen asuransi tergantung dari pihak asuransi.  “Dan biasanya akan diterangkan di awal oleh petugas asuransi,” imbuh Martogi. (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This