Inovasi Saat Pandemi, Taksi di Jepang Ini Tawarkan Layanan Ziarah Kubur

Inovasi Saat Pandemi, Taksi di Jepang Ini Tawarkan Layanan Ziarah Kubur
Ilustrasi, sopir taksi di Jepang - dok.Istimewa via Tsunagu Japan

Miyazaki, Motoris – Sebuah perusahaan operator layanan angutan taksi di Prefektur Miyazaki, Kyushu, Jepang, membuat inovasi layanan baru di tengah wabah virus corona (Covid-19) yang mendera berbagai penuru negeri. Miyazaki Daiichi Kotsu – nama perusahaan tersebut – menawarkan jasa ziarah kubur kepada masyarakat.

Seperti dilaporkan laman The Japan News dan Yomiuri Shimbun, Kamis (13/8/2020), perusahaan menyebut layanan itu ditawarkan karena di tengah pandemic Covid-19 itu banyak orang tak bisa atau bahkan menghindari bepergian. Walhasil, tak sedikit yang melupakan keinginan untuk pulang kampung atau bahkan menziarahi makam anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

Tak terkecuali di saat liburan Bon tahun ini. Jika biasanya – di masa liburan yang selama ini ditunggu-tungu itu – masyarakat untuk bisa berlibur dan mengunjungi kerabat atau membersihkan makam kerabat, kali ini tidak. “Kami memperluas layanan termasuk mengunjungi makam keluarga atas nama permintaan klien sebagai cara untuk mengatasi new normal di tengah wabah virus corona,” bunyi pernyataan perusahaan.

Target pasar atau klien yang disasar tak hanya kalangan lanjut usia yang biasanya kerap berziarah kubur, tetapi juga kalangan usia lebih muda yang karena alasan demi mengantisipasi kemungkinan terjadinya paparan virus tak ingin bepergian ke tempat umum. Termasuk ke area pemakaman.

Untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, operator taksi itu telah melatih para sopir armadanya. Mereka ditraining untuk menjalankan ritual ziarah kubur untuk memberi penghormatan kepada mereka yang telah dimakamkan di tempat tersebut laiknya anggota keluarga dari almarhum.

Seorang sopir taksi di Miyazaki tengah membersihkan nisan sebuah makam – dok.Yomiuri Shimbun

Pada Jumat (7/8/2020) lalu di pemakaman Miyazaki Reien, perusahaan taksi mengadakan lokakarya pelatihan tentang cara melakukan
ritual pembersihan kuburan. Seorang pengemudi berusia 52 tahun terlihat menyeka batu nisan, mengganti bunga, mengganti air, dan membakar dupa di sebuah makam. Dia menyatukan tangan dalam doa sebelum dan sesudah prosesi tersebut.

Tak lupa, selama prosesi berlangsung direkam dalam video atau difoto. Kemudian foto atau rekaman video itu dikirim ke klien melalui pos. “Kami akan mengunjungi kuburan seolah-olah itu makam dari anggota keluarga kita sendiri. Kami melakukannya secara khidmat dan penuh dengan kekhidmatan. Sehingga, klien yang mempercyakan kepada kami berada di tangan yang tepat, ”kata pengemudi itu.

Untuk mendapatkan layanan tersebut biayanya dihitung jarak antara kantor taksi ke tempat pemakaman ditambah biaya khusus 5.000 yen atau sekitar Rp 700.000 (kurs 1 yen = Rp 139). (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This