Libur Panjang 27-28 Oktober, Isian Bus Dibatasi Hanya 70%

Libur Panjang 27-28 Oktober, Isian Bus Dibatasi Hanya 70%
Ilustrasi bus miik PO Harapan Jaya - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerjasama dengan Dinas Perhubungan di daerah-daerah akan mengoperasikan check point di sejumlah titik selama masa libur panjang 27 – 28 Oktober nanti. Selain itu, kapasitas angkutan umum – kereta api, maupun bus – dibatasi hanya 70%.

Seperti diungkap Meteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam pelaksanaan kebijakan tersebut pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri. “Para petugas nanti akan melakukan pengecekan protokol kesehatan secara random kepada pengguna bus. Makanya tanggal 27-28 Oktober kami pantau, kordinasi dengan TNI dan Polri relatif baik,” kata Budi di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Masyarakat yang mudik pada liburan itu diminta tetap menegakkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker sepanjang perjalanan. “epada penumpang juga diminta untuk tidak makan di tempat selama perjalanan maupun banyak berbincang. Ini untuk menghindarkan penularan Covid-19 selama perjalanan,” ucap dia.

Ilustrasi, bus AKAP milik PO Gunung Harta – dok.Istimewa

Pemerintah, lanjut mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura I ini, memprediksi jumlah perjalanan selama liburan itu bakal meningkat 20%. Jumlah peumpang pesawat, kereta api, dan bus diperkirakan naik 30%.

Agar tidak terjadi penumpukan di perjalanan maupun tempat-tempat umum, Budi mengimbau agar masyarakat tak melakukan perjalanan pada saat yang sama yakni di tanggal 28 Oktober. Mereka bisa memilih antara tanggal 29 – 30 Oktober.

“Jadi, sebaiknya jauh-jauh hari sudah direncanakan jadwal perjalanannya,” kata dia. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This