Jasa Marga Segera Integrasikan Tarif Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Jasa Marga Segera Integrasikan Tarif Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek
Jalan tol layang Jakarta - Cikampek - dok.BBC.com

Jakarta, Motoris – PT Jasa Marga (Persero) akan memberlakukan integrasi tarif pada jalan tol layang Jakarta – Cikampek dengan jalan tol Jakarta – Cikampek yang ada saat ini. Selain meringankan biaya pengguna jarak jauh jalan tol, dengan integrasi tersebut juga bakal mengurangi kepadatan lalu-lintas di jalan tol seperti tujuan yang ingin dicapai.

Seperti dikatakan Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru, dengan integrasi tarif tersebut, maka akan terjadi efisiensi. Pasalnya, tarif jalan tol layang Jakarta – Cikampek dioperasikan secara terpisah tarif per kilometer yang harus dibayar pengguna adalah Rp 1.250 per kilometer.

Total tarif yang harus dibayar untuk kendaraan golongan I jika melintasi jalan tol layang itu sebesar Rp 47.500. Sehingga, lanjut Heru, dengan tambahan tarif tol biasa (di ruas Jakarta – Cikampek) yang harus dibayar pengguna sebesar Rp 15.000, maka pengguna kendaraan golongan I, harus merogoh kocek Rp 62.500.

Namun, jika kedua lajur tol itu (lajur biasa dan lajur tol layang) diintegrasikan, maka pengguna yang jarak jauh Jakarta-Cikampek cukup membayar satu kali dan untuk kendaraan golongan I, tarifnya hanya Rp 43.000. “Artinya lebih murah, dan lenih efisien karena hanya cukup satu kali transaksi,” kata Heru dalam keterangan resmi yang dirilis di jakarta, Selasa (17/11/2020).

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek – dok.Setkab.go.id

Sementara, dari sisi waktu tempuh juga akan lebih singkat, karena dengan transaksi yang cukup sekali itu, maka antrean kendaraan di gerbang tol juga akan berkurang. Sehingga, dari penhitungan Jasa Marga, dari arah Cikampek menuju Jakarta yang sebelumnya membutuhkan waktu 77 menit dengan integrasi bisa ditempuh dalam waktu 60 menit.

Sedangkan dari arah Jakarta menuju Cikampek yang biasanya diperlukan waktu 82 menit perjalanan, dengan integrasi hanya butuh waktu 61 menit. Artinya, waktu yang terpangkas untuk melakukan perjalanan juga cukup signifikan.

“Terkait dengan integrasi ini, kami akan meningkatkan pelayanan. Mulai dari pemeliharaan secara periodik seperti scrapping, filling dan overlaly. Selain itu, kami juga melakukan pemeliharaan jembatan, expansion joint, patching, tutup lubang dan pemeliharaan drainase. Jadi, tak hanya mengurangi kemacetan, namun pengguna bisa aman dan nyaman,” imbuh Heru.

Ilustrasi, logo PT Jasamarga – dok.Motoris

Hanya, Jasa Marga belum menginformasikan kepastian jadwal pemberlakukan integrasi tarif. Heru hanya menyebut dalam waktu tak lama lagi.Heru mengklaim rencana integrasi itu berdasar Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 1524/KPTS/M/2020 tanggal 22 Oktober 2020 tentang Pengintegrasian Sistem Pengumpulan Tol.(Die/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This