Catat, Tarif Ruas Tol Semarang – Solo Segera Naik

Ilustrasi, salah satu ruas tol di jalan tol Transjawa – dok.Motoris


Jakarta, Motoris – Total tarif jalan tol yang harus dibayar pengguna jalan bebas hambatan (kalan tol) Transjawa kembali akan berubah, setelah bulan April lalu naik karena adanya kenaikan tarif di ruas tol Ngawi-Kertosono. Kini, perubahan akan terjadi lagi karena adanya rencana kenaikan tarif di ruas Semarang- Solo.

Informasi ini terungkap dari terbitnya Keputusan Menteri PUPR Nomor 752/KPTS/M/2021 yang terbit pada 9 Juni lalu. “Iya, penyesuaian tarif (jalan tol) itu kan sesuatu yang lumrah. Karena berdasar Undang-undang kan dinyatakan untuk melakukan penyesuaian dalam periode tertentu (dua tahun sekali) dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Tapi, nanti ya untuk detilnya. Ini belum berlaku efektif,” ujar Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit, saat dihubungi di Jakarta, Senin (21/6/2021).

Berdasar ketentuan itu, besaran kenaikan tarif di ruas tersebut berkisar Rp 1.000 hingga Rp 10.000 (untuk kendaraan golongan I) berdasar jarak terdekat hingga terjauh. Jarak yang paling jauh adalah Banyumanik – Kartasura, sehingga jika saat ini tarifnya Rp 65.000 akan menjadi Rp 75.000.

Ilustrasi, logo PT Jasamarga – dok.Motoris

Dengan adanya penyesuaian tarif di ruas Semarang – Solo tersebut, tentu biaya tarif tol sepanjang perjalanan dari Cikampek hingga Surabaya, atau bahkan hingga jarak terjauh di jalan tol Transjawa yakni Probolinggo, totalnya tentu juga berubah. Oleh karena itu, perubahan ini patut menjadi perhatian sebelum bepergian.

Sebelumnya, akun Instagram resmi @official.jasamargatransjawatol, Sabtu (19/6/2021) menyebut akan ada kenaikan tarif Tol Semarang-Solo, Meski belum disebutkan jadwal pemberlakuannya, hanya dikatakan dalam waktu dekat. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This