Infrastruktur Kendaraan Listrik di Indonesia, Baru Ada 240 Titik

SPKLU pertama milik Pertamina mulai beroperasi di Jalan Fatmawati Jakarta – dok.Istimewa

JAKARTA, Motoris – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan kalau ada tambahan lagi Infrastruktur Pengisian Listrik (IPL) untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Istilah IPL ini lumayan tricky, Pasalnya, di dalamnya ada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang bisa dipake umum, sama yang milik pribadi (private charging station), dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) untuk motor listrik swap baterai.

“Sebanyak 240 unit, terdiri dari 166 SPKLU dan instalasi privat electric vehicle (EV) charging station, serta 74 SPBKLU,” ujar Munir Ahmad, Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, dalam keterangan resmi, Rabu (8/9/2020).

Jadi klaim ESDM, jumlah IPL KBLBB sudah mencapai 240 unit dari target 390 unit yang dikejar tahun ini beroperasi  di seluruh Indonesia.

“Diharapkan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk menggunakan kendaraan listrik,” kata Munir.

Mobil listrik armada taksi Blue Bird tengah mengecas di SPKLU Bandara Soekarno – Hatta – dok.Istimewa

Menurut Munir, sebaran atau penempatan IPL dilakukan pada lokasi strategis. Mulai dari pusat perbelanjaan, kantor PT PLN (Persero), Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), gelanggang olahraga, bandara, ruas tol, perkantoran, diler resmi, sampai pool taksi. Sayang tak dijelaskan secara detail di mana saja lokasi pastinya.

Sampai 2021,  ESDM menargetkan 572 unit SPKLU untuk mobil listrik yang terpasang dan beroperasi. Artinya masih cukup banyak yang harus dikejar dalam tiga bulan terakhir dari 116 titik yang beroperasi.

Guna mendorong infrastruktur mobil listrik, pemerintah menyiapkan beberapa insentif bagi pengusaha SPKLU, mulai dari kemudahan perizinan sampai pemberian tarif curah Rp 714 per kWh yang bisa dipasarkan sebesar Rp 2.467 per kWh.

Baterai untuk Benly e, Honda Mobile Power – dok.globalhonda Newsroom

Bentuk dukungan lainnya adalah menerbitkan regulasi pendukung berupa Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk KBLBB. Permen ESDM tersebut mengatur tanggung jawab badan usaha, proses perizinan, skema listrik, tarif tenaga listrik, insentif, hingga keselamatan berusaha.

CATEGORIES
TAGS
Share This