Tuntut Kenaikan Upah, Karyawan Kia Motors Mogok Kerja

Tuntut Kenaikan Upah, Karyawan Kia Motors Mogok Kerja
Ilustrasi, proses produksi SUV Kia Sorento di pabrik Kia yang berada di Korea Selatan - dok.Auto Futures

Seoul, Motoris – Para karyawan pabrikan otomotif Korea Selatan, Kia Motors Corporation (Kia) mulai Rabu (25/11/2020) besok hingga Jumat (27/11/2020) melakukan mogok kerja parsial selama empat jam saban hari. Aksi tersebut mereka lakukan untuk menuntut kenaikan upah dan bonus berdasar kinerja.

Seperti dilaporkan kantor berita Yonhap, Selasa (24/11/2020), seorang pejabat Kia mengatakan, serikat pekerja telah mengajukan tuntutan kenaikan upah dan bonus itu kepada manajemen. Namun, hingga kini pembicaraan antara serikat pekerja dengan manajemen hnya membuahkan sedikit kemajuan.

Padahal negosiasi antara kedua belah pihak telah berlangsung 14 kali. Pemogokan parsial akan berlangsung di tiga pabrik Kia yang berlokasi di Gwangmyeong dan Hwaseong dekat kota Seoul, dan di pabrik Wangju, yang berlokasi 330 kilometer selatan kota Seoul.

Sebelumnya, Reuters dan The Korean Journal, Kamis (19/11/2020) melaporkan para pekerja juga meminta kepastian tentang masa depan pekerja jika Kia Motor memproduksi mobil listrik di pengumuman rencana mogok. Sebab, produksi mobil bersumber tenaga dari setrum itu dinilai bakal memangkas jumlah pekerja.

Serikat pekerja Kia Motrs Corporation tengah melakukan aksi unjuk rasa – dok.Yonhapnews

“Rencana perusahaan (Kia Motors) untuk memproduksi kendaraan listrik merupakan salah satu masalah pelik dalam kesepakatan upah tahunan,” ujar salah seorang pimpinan serikat.

Menurut organisasi buruh itu, produksi mobil listrik bakal mengakibatkan terpangkasnya 30% jumlah pekerja. Sebab, mobil bersumber tenaga dari setrum itu membutuhkan suku cadang yang lebih sedikit ketimbang mobil konvensional bermesin pembakaran internal.

Kia, ujar pimpinan serikat itu, telah menyusun rencana memproduksi mobil listrik yang sepadan dengan sedan K7 di salah satu pabrik di pabrik Hwaseong di Korea Selatan mulai Juli tahun depan. Bahkan pada September lalu, manajemen Kia menyatakan akan memproduksi 11 model mobil listrik hingga tahun 2025 nanti.

Embem KIa di grill mobil – dok.Business Insider

Ilustrasi, emblem mobil Kia – dok.Automotive News

Rencana ini sejalan dengan target pabrikan yang mematok target 25% dari total penjualan globalnya pada tahun 2029. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This