Standar Euro 4 Segera Berlaku, Pemilik Mobil Lama Tak Perlu Galau

Standar Euro 4 Segera Berlaku, Pemilik Mobil Lama Tak Perlu Galau

Jakarta, Motoris – Pemberlakuan standar Euro 4 untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang bermesin dengan bahan bakar bensin di Indonesia secara efektif dimulai September atau beberapa hari mendatang. Pemilik mobil lama dipastikan tak perlu risau dengan aturan baru ini.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D.Sugiarto mengatakan, saat ini kalangan industri otomotif roda empat atau lebih di Indonesia sudah siap. “Sebelum kita lakukan kick off, deklarasi bahwa Indonesia masuk ke Euro 4, pada 2 Agustus kemarin, kita pastikan dulu bagaimana kesiapan industri. Semuanya ternyata sudah siap. Jadi enggak ada masalah,” paparnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/8/2018).

Terlebih, lanjut dia, untuk kendaraan bermesin diesel, penerapan standar ini baru berlaku efektif pada awal tahun 2021 nanti. Artinya, bagi merek yang memproduksi atau memasarkan kendaraan bermesin diesel di Indonesia masih memiliki wakru yang cukup untuk menyesuaikan produknya dengan sistem standar yang baru itu.

“Sekarang kan kebanyakan truk atau kendaraan lainnya yang bermesin diesel kebanyakan masih standar Euro2. Tetapi secara prinsip, industrinya menyatakan siap. Masih ada waktu yang cukup bagi merek untuk menyiapkan diri meompat ke Euro 4,” ungkap Jongkie.

Jongkie Sugiarto – dok.Istimewa

Pernyataan wetupa diungkapkan Presiden Diretur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Ernando Demily saat dikonfirmasi Motoris beberapa waktu sebelumnya. Menurutnya, Isuzu Indonesia tak akan menemui masalah berarti untuk menyesuaikan diri dengan aturan baru soal standar itu.

“Selain masih ada waktu, secara teknis perubahan di truk-truk Isuzu atau kendaraan lainnya yang bermesin diesel buatan Isuzu tidak ada masalah. Artinya, kami siap,” ujarnya.

Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) Santiko Wardoyo juga mengungkapkan penegasan senada. Dia memastikan, tak aka nada masalah dengan Hino untuk mengikuti aturan standar Euro 4 di Indonesia. “Kita enggak ada masalah. Penyesuaian secara teknis, itu bukan perkara sulit. Artinya, kapan saja kendaraan Hino bisa mengikuti standar itu,” kata dia.

Ketersediaan BBM

Baik Santiko maupun Ernando meminta agar kesiapan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dibutuhkan bagi kendaraan berstandar Euro 4 sudah tersedia merata di berbagai pelosok negeri saat standar tersebut berlaku secara efektif. Kepastian itu diperlukan agar para pengguna kendaraan tak kesulitan atau bahkan mengalami kerugian karena kendaraannya tak mendapatkan BBM yang dibutuhkan.

“Kepastian ketersediaan BBM secara merata ini penting. Karena truk-truk kan umumnya untuk kegiatan penunjang bisnis. Sehingga operasional harus dipastikan terjamin,” kata Ernando.

Sementara itu, Jongkie Sugiarto mengatakan untuk kendaraan model lama yang belum berstandar Euro 4 dipastikan tak akan menghadapi masalah jika nantinya standar Euro 4 berlaku. Pasalnya, selain BBM beroktan 88 dan 90 masih ada, mesin-mesin kendaraan lama juga tak masalah menenggak BBM berstandar Euro 4.

Ilustrasi emisi gas buang – dok.Istimewa

“Itu (kendaraan lama) enggak masalah. Kan mesinnya enggak masalah kalau pakai BBM dengan RON tinggi,” kata dia.

Uji mesin saja

Sedangkan untuk pengujian tipe kendaraan baru berstandar Euro 4,  Jongkie meminta Kementerian Perhubungan agar melakukan uji pada mesin dan emisinya saja. Sebab, untuk bagian-bagian teknis lainnya tak berbeda dengan kendaraan model lama. “Pada dasarnya semua bagian pada kendaraan bermotor mobil sama. Perbedaan yang ada kan hanya pada mesinnya. Karena itu yang diuji ya mesin dan emisinya,” kata dia.

Gaikindo, kata Jongkie, sudah mengirimkan surat ke pemerintah atau kementerian sejak beberapa waktu lalu. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kepastian soal tarif pengujian tipe kendaraan baru.

Sementara itu, PP No. 15/2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Perhubungan diketahui belum mengatur tarif pengujian terhadap kendaraan bermotor mobil dengan mesin standar Euro 4.Kabarnya, proses revisi sudah berlangsung. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This