Merek Asal Ceko Skoda Coba Cari Celah di Pasar Indonesia

Merek Asal Ceko Skoda Coba Cari Celah di Pasar Indonesia
Skoda Fabia - dok.Autocar

Jakarta, Motoris – Pabrikan mobil kondang asal Republik Ceko – Skoda – dikabarkan tengah serius melakukan penjajakan terhadap pasar Indonesia untuk menjajakan produknya. Bahkan pabrikan yang berdiri sejak 1895 dan didibeli Volkswagen pada tahun 2000 itu, juga melakukan riset tren mobil di Indonesia sekaligus minat masyarakat Indonesia terhadap mobil.

“Skoda telah membuat proyek yang dikerjakan oleh seorang pengajar yang juga ahli marketing di Management and Science University (MSU) Malaysia sejak beberapa waktu lalu. Diketahui, penelitian itu untuk melihat bagaimana tren minat masyarakat Indonesia ke otomotif roda empat dan passion masyarakat, daya beli, serta peta persaingan di pasar,” ungkap kolega Motoris di Kementerian Perindustrian, Rabu (26/9/2018).

Menurutnya, dari kutipan hasil riset tersebut dikatakan bahwa Indonesia bersama Meksiko merupakan negara yang memiliki potensi pasar yang besar bagi produk-produk Skoda. Seperti halnya Meksiko, di Indonesia pertumbuhan kelas menengah baru yang membutuhkan kendaraan juga terus meningkat.

Lebih dari itu, lanjut sang kolega, Senin (17/9/2018) lalu Ketua Senat atau Ketua DPR Republik Ceka, yakni Milan Stech melakukan kunjungan kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Memang, topik pembicaraan tidak hanya soal kemungkinan penembangan industri otomotif termasuk Skoda di Indonesia tetapi juga beragam isu.

Delegasi Senat Republik Ceko saat menemui Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto, di Jakarta, 17 September 2018 – dok.Istimewa

Meski begitu, kata sang kolega, dari diskusi itu tersirat ada minat yang kuat dari Skoda untuk mencoba melihat kemungkinan ceruk pasar bagi produk-produknya di Indonesia. Maklum, Skoda juga tak melulu membuat mobil berharga mahal.

Pabrikan yang berkantor pusat di Mlada, Boleslav, Ceko, itu juga memproduksi mobil berbanderol di bawah Rp 150 jutaan. Sejumlah varian produk yang dibuat pabrikan ini antara lain citycar, sedan, SUV, hatchback.

“Kalau kita di negara-negara Eropa Timur dan sebagian Eropa Barat menemui Skoda Fabia, Skoda Yeti, Rapid. Dan sebagainya. Diantara produk-produk Skoda kalau kita kurs-kan ke rupiah ada yang berharga sekitar Rp 130 – 150 jutaan. Bagus kualitasnya, itu bisa ditemui di Rusia, Bulgaria, Rumania, bahkan di Belgia dan Swiss,” papar kolega Motoris.

Hanya, hingga saat ini belum ada pengajuan perizinan uji tipe atau tanda pendaftaran tipe (TPT) kendaraan dari merek tersebut yang diajukan ke Kemenperin. “Kalau TPT kan ke kita (Kemenperin). Kalau apakah ada mitra lokal untuk pemasaran atau sebagai agen pemegang mereknya, itu bukan di kita urusannya. Sejauh ini sepertinya masih studi untuk penjajakan,” imbuh sang kolega. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This