Penjualan Motor Agustus Menciut Tipis, Ini Penyebabnya

Penjualan Motor Agustus Menciut Tipis, Ini Penyebabnya
Ilustrasi, Suzuki Nex II saat diperkenakan di ajang IIMS 2018 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang Agustus lalu penjualan sepeda motor di Indonesia tercatat sebanyak 568.056 unit atau menurun 4,2% dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 593.749 unit. Meski dibanding bulan Agustus tahun lalu, penjualan di bulan kedelapan tersebut masih lebih bagus yakni naik 2,5%.

Soal menciutnya penjualan di bulan Agustus itu, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala menyebut faktor menurunnya harga komoditas di sentra perkebunan di Sumatera menjadi salah satu sebabnya.

“Harga sejumlah komoditi seperti karet, dan beberapa rempah-rempah di Sumatera dan di beberapa wilayah di Sulawesi sudah tidak sebesar sebelumnya. Imbasnya ke permintaan motor. Karena di wilayah-wilayah sentra perkebunan di Sumatera dan Jawa, jika musim panen tiba dan harga bagus permintaan motor langsung naik. Tapi, kali ini penurunan tidak signifikan, karena hanya beberapa komoditi saja yang harganya menurun,” papar Sigit kepada Motoris, Rabu (27/9/2018).

Kolega Motoris di PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dan di diler utama Yamaha di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat tak menampik hasil penelusuran yang dilakukan oleh AISI itu. Bahkan, mereka juga menyebut waktu yang berbarengan dengan tahun ajaran baru anak sekolah atau kuliah juga turut berperan membuat ciutnya penjualan.

Ilustrasi, salah satu varian motor Honda yakni Honda PCX Hybrid diperkenakan di ajang IIMS 2018 – dok.Motoris

“Jadi di masyarakat ada skala prioritas pengeluaran untuk kebutuhan. Tentu yang pertama kebutuhan pokok, dan anak sekolah. Apalagi, tidak lama sebelumnya banyak masyarakat yang membeli motor untuk lebaran. Jadi ini normal saja,” kata kolega di SIS.

Sedangkan kolega di diler Yamaha menyebut, faktor suku bunga kredit pembiayaan yang dikerek secara diam-diam oleh sejumlah lembaga leasing juga ikut menjadi penyebab surutnya minat masyarakat. “Jadi masyarakat masih menunggu dulu, berapa bunga yang akan dipatok leasing,” kata dia saat dihubungi, Jumat (28/9/2018).

Soal adanya kenaikan suku bunga pembiayaan ini diakui oleh beberapa petinggi perusahaan pembiayaan. Salah satunya, Presiden Direktur FIF Group, Margono Tanuwijaya. “Kami sudah menaikan bunga 0,5% per September. Namun, kami juga terus melakukan efisiensi proses (internal, sehingga kenaikan bunga tidak tinggi),” ujarnya saat dikonfrmasi Motoris, Jumat (28/9/2018).

Tiga besar di daftar penjualan sepanjang Agustus versi AISI adalah Honda, Yamaha, dan Suzuki. Honda tercatat menjual sebanyak 443.694 unit atau menguasai 78,10% pangsa pasar. Kemudian Yamaha 108.896 unit atau 19,16% dari pangsa pasar, dan Suzuki berada di urutan ketiga dengan penjualan 8.355 unit. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This