Nissan Indonesia Ketiban Berkah Mitsubishi

Nissan Indonesia Ketiban Berkah Mitsubishi
Logo Nissan - dok.Newsmondo.it

Jakarta, Motoris – PT Nissan Motor Indonesia (NMI) boleh lega, setelah Mitsubishi Motors memastikan akan menyuplai Mitsubishi Xpander kepada Nissan untuk dilakukan rebadge (Xpander yang dilabeli dan diberi emblem Nissan) mulai tahun depan. Terlebih, Mitsubishi juga memberikan kepercayaan kepada NMI untuk memproduksi mesin low MPV tersebut.

Kabar ini diungkap Chief Executive Officer Mitsubishi Motors Corporation Osamu Masuko, di Jakarta, Selasa (3/10/2018). Dia menyebut, Mitsubishi sudah menetapkan kebijakan untuk mengerek kapasitas produksi di pabriknya dari 160.000 menjadi 220.000 per tahun.

“Peningkatan kapasitas produksi ini, sudah termasuk menyuplai Xpander ke Nissan yang rencananya dilakukan mulai 2019. Produk ini bukan hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk ekspor ke negara-negara di ASEAN,” kata Osamu di depan awak media.

Artinya, kapasitas produksi di pabrik Mitsubishi juga dinaikkan. Jika selama ini hanya 115.000 unit, tahun depan dikerek menjadi 160.000 unit. Maklum, pesanan low MPV ini masih terus mengalir, apalagi Mitsubishi juga harus memasok untuk Nissan seperti kesepakatan sebelumnya.

Baca juga: Aksesori Jadi Alibi Mitsubishi Xpander yang Terbakar

Rendering Nissan dengan basis Mitsubishi Xpander – dok.RZ Autoworks-Istimewa

Hanya, untuk urusan produksi mesin semua Xpander itu diserahkan ke NMI. Bahkan investasi tambahan untuk memproduksi mesin itu juga dikeluarkan oleh NMI bukan Mitsubishi.

“Pabrik untuk merakit mesin ini mempunyai kapasitas 160.000 unit saban tahunnya,” ucap Masuko.

Kebijakan berbagi ‘kue’ produksi ini merupakan langkah saling menyelamatkan diantara dua perusahaan. Tahun 2016 lalu, di ranah global, Nissan Motor (dalam kerangka alianssi Nissan-Renault) telah membeli 34% saham Mitsubishi Motors. Nilai transaksi ini mencapai 237 miliar yen atau sekitar Rp 30 triliun.

Saling menyelamatkan

Tahun 2016 lalu, di ranah global, Nissan Motor (dalam kerangka alianssi Nissan-Renault) telah membeli 34% saham Mitsubishi Motors dengan nilai 237 miliar yen atau sekitar Rp 30 triliun. Pabrikan berlambang tiga berlian itu mendapat kucuran dana segar.

Langkah ini aliansi Nissan-Renault in sekaligus membuat Mitsubishi ‘terselamatkan’ dari krisis setelah terkuaknya skandal kecurangan uji emisi yang terjadi di Jepang yang terjadi sebelunya. Sebab, buntut dari kasus ini, selain denda dan reputasi yang tercoreng di mata dunia, kondisi finansial Mitsubishi juga tak bagus.

Manfaat simbiose mutalis itu kini terasa di Indonesia. Seperti diketahui penjualan Nissan yang dijajakan oleh NMI terus menurun. Bahkan hingga delapan bulan pertama tahun ini.

Data Gaikindo menunjukan sepanjang kurun waktu itu penjualan Nissan hanya 5.234 unit atau anjlok hingga 54,45% dibanding periode sama tahun lalu. Sedangkan Datsun berhasil membukukan penjualan 8.885 unit atau naik 28,4% , karena didorong peluncuran Datsun Cross.

Bos Nissan-Renault bersalaman dengan CEO Mitsubishi Motors Corporation usai penandatangan kerjasama Nissan-Mitsubishi – dok.NissanNews.com

Kendati begitu, jika ditotal, sepanjang periode Januari-Agustus Nissan-Datsun hanya melego mobil sebanyak 14.119 unit. Jumlah ini masih minus atau merosot 23,31% dibanding kurun waktu yang sama tahun 2017.

Lantaran itulah, dengan hadirnya Xpander yang berlogo Nissan dan bakal dipasarkan NMI nanti, dinilai berbagai kalangan bakal menjadi penyelamat Nissan Indonesia. “Apalagi, Nissan Indonesia juga mendapatkan limpahan berkah dari larisnya Xpander dengan memproduksi mesinnya,” ujar kolega Motoris di Gaikindo saat dihubungi di Jakarta, Rabu (4/10/2018). (Kpr/Ara)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia dan TWITTER @MotorisID, buat update grafis otomotif terkini lainnya. “Civic Coupe 2019,Tampan, Fitur Melimpah.”

CATEGORIES
TAGS
Share This