Selangkah Lagi SUV Proton X70 Gempur Pasar ASEAN

Selangkah Lagi SUV Proton X70 Gempur Pasar ASEAN
Proton X70 yang menggunakan basis Geely Boyue - dok.Paultan

Kuala Lumpur, Motoris – Proton Holdings Bhd akan menggelontorkan investasi senilai RM 1,2 miliar atau sekitar Rp 4,4 triliun untuk memperluas pabriknya di Tanjung Malim sebelum memprodyksi Sport Utility Vehicle (SUV) X70. Perluasan pabrik berkapasitas 150.000 unit saban tahun ini diperkirakan selesai pada Maret 2019 dan mulai produksi pada September di tahun yang sama.

Seperti dilaporkan laman Paultan.org dan New Straits Times, Rabu (10/10/2018) investasi ini bukan datang dari Zhejiang Geely Holding – perusahaan asal Cina yang menggenggam hampir setengah dari saham Proton – tetapi langsung dari kantong pabrikan milik negara Malaysia itu. Namun, Proton telah mengantongi izin dari Geely untuk menggunakan hal kekayaan intelektual dari pabrikan asal Taizhou, Zhejiang, Cina tersebut.

BUMN otomotif Malaysia ini juga mendapatkan izin untuk memproduksi dan menjual tiga model Geely yakni SUV Boyue yang kemudian dinamai Proton X70, kemudian SX11 (SUV) dan VF11 (MPV).

“Perjanjian (dengan Geely) tersebut meliputi penggunaan desain, pengembangan, pembuatan, penjualan, pemasaran dan distribusi dari ketiga model itu. Perjanjian juga menyebut memberi restu bagi Proton untuk memasarkan model-model itu ke Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. Masa lisensi yang diberikan selama 10 tahun,” tulis Paultan.

Geely Boyue yang merupakan basis dari Proton X70 – dok.Paul Tan

BUMN otomotif Malaysia ini juga telah meneken kerjasama dengan sejumlah vendor lokal Malysia. Merek ini meminta para vendornya untuk berkongsi dengan vendor luar negeri, sehingga produk yang dihasilkan Proton nantinya juga memiliki daya saing yang tinggi saat berhadapan dengan produk dari negara-negara lain.

“Proton mendesak vendornya untuk membangun kemitraan dengan mitranya di luar negeri. Sehingga, mereka bisa mencapai standar dunia demi kemajuan dan kualitas teknoogi mereka. Hal itu memungkinan mereka bisa bersaing secara internasional dan mengarahkan komunitas vendor industri otomotif Malaysia yang mampu bersaing dalam skala global,” papar Chairman Proton Dato’ Seri Syed Faisal Albar.

Dia menyebut, untuk awal target konten lokal Proton X70 sebesar 30%. Namun, sebelum mobil itu dipasarkan ke negara-negara lain di ASEAN, konten lokal dipastikan sudah mencapai 40%, hal ini terkait dengan ongkos produksi dan harga jual. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This