Punya Standar Euro 4, Harga Daihatsu Dikerek Rp 2 Juta

Punya Standar Euro 4, Harga Daihatsu Dikerek Rp 2 Juta
All New Teriosdi, salah satu model andalan Daihatsu dipamerkan di GIIAS 2018-dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Seiring dengan berlakunya ketentuan standar Euro 4 bagi kendaraan bermotor yang dijual di Indonesia sejak 1 Oktober lalu, harga jual mobil Daihatsu juga dikerek dengan besaran Rp 1 juta- Rp 2 juta. Meski harga mengalami kenaikan, namun konsumen diklaim tanpa masalah karena penjelasan yang diberikan staf penjualan diler.

Marketing & Customer Relation Divisi Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso, di sela acara Festival Daihatsu & Trade In di Astra BizCenter, BSD City, Tangerang, mengatakan, kenaikan banderol Daihatsu terpaksa dilakukan karena adanya tambahan komponen. Penambahan ini, lanjut dia, untuk memenuhi ketentuan standar emisi yang baru itu.

“Kenaikan harga di bulan Oktober ini karena kita ingin memenuhi standar Euro. Dan karenanya ada penambahan catalytic converter di semua model. Sehingga harga naik Rp 1-2 juta,” tutur Hendrayadi, belum lama ini.

Menurutnya, komponen ini digunakan untuk mengurangi kadar emisi gas buang kendaraan. Sehingga, lanjut dia, zat-zat berbahaya seperti nitrogen oksida, hidrokarbon, karbon monoksida, dan lainnya yang terkandung di gas buang hasil pembakaran bisa dikurangi.

Baca juga: Soal Ekspor, Data Toyota dan Daihatsu Dinilai Rancu

Daihatsu Sigra Dress Up yang dipamerkan di GIIAS 2018 – dok.Motoris

Bisa terima
Sementara itu, salah seorang tenaga penjual diler Daihatsu di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, yang dihubungi Motoris, mengatakan, konsumen tidak mempermasalahkan adanya kenaikan harga tersebut. Harga baru bisa diterima konsumen karena penjelasan yang diberikan bisa dipahami.

“Kita berikan penjelasan bahwa di mobil-mobil yang ada sekarang ini sudah dipasangi alat baru yang mengurangi zat berbahaya dari asap knalpotnya. Nah, karena ada alat baru itu maka harga juga naik. Kita jelaskan juga bahwa ketentuan seperti itu merupakan ketentuan dari pemerintah untuk menjaga lingkungan yang bersih dan demi kesehatan semua orang,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (23/10/2018) malam.

Namun, soal tren penjualan terkait dengan harga baru ini, sang penjual enggan untuk mengomentarinya. Meski begitu, dia tetap optimistis penjualan akan terus melaju. Terlebih Diahtsu juga menggelar sejumlah program akhir tahun, dengan potongan harga dan program tukar tambah.

Baca juga: Baru Setengah dari Total Tipe Mobil yang Lakukan Uji Euro 4

Booth Daihatsu di GIIAS 2018- dok.Istimewa

Data yang dirilis PT Astra Daihatsu Motor menyebut, penjualan dari pabrik ke diler yang dibukukan sepanjang Januari-September sebanyak 147.513 unit. Jumlah ini meningkat 5% dibanding sembilan pertama tahun 2017.

Sedangkan penjualan secara ritel atau dari diler ke konsumen di rentang waktu yang sama sebanyak 144.716 unit. Jumlah ini naik 8% dibanding periode sama tahun 2017. (Ara)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, TWITTER @MotorisID, dan FB @MotorisIndonesia, buat informasi dan grafis terkini otomotif lainnya. “Rush Malaysia Lebih Wah dari Indonesia.”

CATEGORIES
TAGS
Share This