Toyota Indonesia Bikin Sienta Versi Khusus, Siap Diekspor

Toyota Indonesia Bikin Sienta Versi Khusus, Siap Diekspor
Toyota New Sienta versi khusus yang dipamerkan di Indonesia Trade Expo 2018 di ICE, BSD City, Tangerang - dok.Motoris

Tangerang, Motoris – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kini telah memproduksi versi khusus Toyota Sienta yang diperuntukan bagi para penyandang disabilitas serta para lanjut usia (jompo). Bahkan, Sienta yang dilengkapi jok khusus tersebut juga diarahkan untuk pasar ekspor.

“Iya produk ini diilhami oleh kebutuhan khusus saudara-saudara kita para penyandang disabilitas. Kemudahan dan kenyamanan bagi mereka ketika hendak menggunakan kendaraan khususnya akses ke keluar masuk sebagai penumpang harus diperhatikan. Karena itulah, Toyota Indonesia peduli akan itu, maka dibuatlah Toyota Sienta versi khusus ini,” papar Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono, saat ditemui Motoris, di arena Indonesia Trade Expo ke-33 di Indonesia Convention Center (ICE), BSD City, Tangerang, Rabu (24/10/2018).

Namun, Warih mengaku belum tahu kapan Sienta versi khusus itu diluncurkan dan dipasarkan di Tanah Air. Sebab, pihaknya hanya membuat saja, sedangkan untuk pemasaran dilakukan oleh PT Toyota Astra Motor.

Sementara, Assistant Manager Product Business Management Division, Business Management Department, Arief Fauzi, mengatakan, produk ini telah ditawarkan ke Singapura dan Thailand. Bahkan, beberapa negara juga sudah melakukan pembicaraan untuk mengimpornya.

Baca juga: Usia Toyota Sienta Tidak Panjang di Indonesia

Jok depan bagian kiri Sienta versi khusus ini diperuntukan bagi penyandang disabilitas atau para lanjut usia, sehingga bisa diputar hingga sudut 75 erajat – dok.Motoris

“Tentu selain ekspor, untuk dalam negeri juga kami harapkan bisa menyerap,” kata dia saat ditemui di booth TMMIN, Rabu (24/10/2018).

Arief menjelaskan, ubahan pada versi ini hanya berupa penambahan pemutar jok khusus di bagian depan sebelah kiri atau jok penumpang. Dengan perangkat itu, maka jok bisa diputar hingga sudut kemiringan 75 derajat.

Walhasil, para penyandang disabilitas atau para lanjut usia akan dengan mudah berpindah dari kursi roda ke jok tersebut. Ketinggian jok itu juga tak berbeda dengan jok sebelumnya, yang ada di Sienta versi reguler.

“Karena ground clearance mobil juga tidak berubah. Sebab, ketinggian jok dan ground clearance Sienta sudah pas dengan kondisi saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus,” ucapnya.

Baca juga: Toyota Sienta Dapat Sentuhan Baru

Bahan jok dan ketinggiannya tidak berbeda dengan yang ada di Sienta versi reguler – dok.Motoris,jpg

Paling pas
Bahkan, Arief mengatakan pilihan Toyota Sienta juga dikarenakan model ini juga memiliki ruang bagasi yang lapang. Terlebih juga kursi di barisan belakang dilipat hingga 90 derajat alias menjadi datar selaras dengan dek.

“Jadi, kursi roda yang digunakan oleh penumpang – baik itu para penyandang disabilitas maupun orang lanjut usia – tak perlu dilipat lagi, tetapi langsung bisa dimasukan. Tentu, ini menjadi kemudahan tersendiri,” terang dia.

Kendaraan versi khusus bagi orang-orang jompo dan penyandang disabilitas di negara-negara lain, merupakan kebutuhan umum. Sehingga, lanjut Arief, potensi pasar Sienta yang telah dikonversi ini sangat besar.

Kapasitas bagasi Sienta yang besar, memungkinkan kursi roda bisa dengan mudah masuk tanpa harus dilipat – dok.Motoris

Pernyataan ini diamini Warih. Dia menyebut, atas dasar itulah maka pihaknya melakukan inovasi. “Apalagi, di pasar ekspor kita harus terus berinovasi. Ini seperti yang dianjurkan oleh pemerintah kita untuk terus mencari peluang perluasan ekspor ke negara-negara non tradisional atau di luar negara-negara yang selama ini jadi tujuan ekspor,” imbuhnya.

Penjualan Toyota Sienta di dalam negeri memang terbilang tak cermerlang. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang Januari-Juni tahun ini, Sienta hanya terjual sebanyak 2.253 unit atau anjlok hingga 73,74% dibanding periode sama tahun 2017 yang sebanyak 8.580 unit. Sedangkan di bulan berikutnya penjualan rata-rata tak lebih dari 300 unit. (Ara)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, TWITTER @MotorisID, FB Page @MotorisIndonesia, buat info dan grafis otomotif terkini lainnya. “Suzuki Kelabakan Penuhi Pesanan Jimny Baru.”

 

CATEGORIES
TAGS
Share This