Pamer PCX Listrik di IMOS, Honda Sebut Bukan Gaya-gayaan

Pamer PCX Listrik di IMOS, Honda Sebut Bukan Gaya-gayaan
Konsep Honda PCX lstrik dipamerkan Astra Honda Motor di gelaran IMOS 2018 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Kendati tak mematok target waktu kapan diluncurkan atau dipasarkan ke masyarakat Indonesia, namun PT Astra Honda Motor (AHM) menyiapkan skutik maxi, Honda PCX versi bersumber tenaga dari motor listrik murni, untuk mengiringi Honda PCX hybrid.

Cara ini diklaim sebagai sebuah langkah strategis dan komitmen Honda untuk memenuhi kebijakan di Indonesia yang masuk ke era motor ramah lingkungan rendah emisi baik hybrid maupun listrik.

“Kami saat ini kan sudah memiliki Honda PCX Hybrid, bahkan sudah diluncurkan pada Agustus lalu. Sampai saat ini bahkan pemesanannya telah mencapai sekitar 550 unit dari sejumlah daerah baik Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, sampai di Bali,” tutur Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), Thomas Wijaya, yang ditemui di booth Honda di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018, Rabu (31/10/2018).

Dia mengatakan, saat ini PCX listrik ini terus dikembangkan dan dipelajari agar memiliki kesuaian dengan kondisi alam Indonesia dan karakter penggunaan motor oleh masyarakat di Indonesia. Karakter yang dimaksud adalah gaya berkendara, sehingga nantinya dipastikan karakter baterai yang tepat.

Baca juga: PCX Buatan Sunter Hanya Berstatus Domestik Saja?

Ilustrasi, salah satu varian motor Honda yakni Honda PCX Hybrid diperkenakan di ajang IIMS 2018  yang saat ini udah dpesan sekitar 540 unit – dok.Motoris

Apalagi, lanjut Thomas,  kalau motor tersebut digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Lantaran itulah, besaran ukuran dan bentuk baterai, besaran kapasitas arusnya juga harus dipastikan secara tepat.

“Karena baterai ini merupakan komponen paling penting. Tetapi sekali lagi, ini masih studi. Kita belum bisa bicara kapan waktunya. Bagi kami, memberikan pemahaman ke masyarakat bahwa Honda dengan segala keunggulan teknologi siap untuk menghadirkan motor ramah lingkungan, baik hybrid maupun listrik,” papar Thomas menjelaskan.

Terlebih, lanjut dia, untuk pemasyarakatn motor listrik ada beberapa hal yang harus disiapkan sehingga laju perjalanan pemasyarakatn ini – baik untuk kepentingan masyarakat maupun industri – tidak terganggu. Beberapa hal itu adalah regulasi, infastruktur, penyiapan yang terkait aspek keamanan dan kenyaman, biaya pengadaan bahan baku yang berujung ke harga jual, hingga pengolahan limbah.

“Kendaraan listrik adalah sesuatu yang niscaya, akan terjadi. Karena sumber bahan bakar fosil semakin langka. Dan ini sudah jauh-jauh hari dipikirkan Honda. Pengembangan teknologi terus terjadi, termasuk PCX Electric ini,” ucap Thomas.

Konsep G-Project
Selain konsep skutik Honda PCX Listrik, AHM juga memamerkan konsep skutik yang tampilannya mirip dengan Honda Scoopy yang bernuansa retro modern. Motor ini, disebut sebagai cikal bakal skutik 150cc.

“Bukan, ini bukan konsep Scoopy baru. Bukan, ini lain” sela Thomas saat disebut konsep itu sebagai Scoopy versi lebih gede. Padahal, tampilan lampu depan mirip dengan skutik tersebut. Sedangkan unsur modernitas diperkuat oleh kehadiran meter cluster yang full digital.

Baca juga: Honda Scoopy Bersolek, Spacy Tergolek

Konsep Project G, sebuah konsep skutik 150 cc yang sekilas mirip Honda Scoopy – dok.Motoris

Menurut Thomas, pengenalan konsep ini untuk mendapatkan masukan dari masyaakat, khususnya yang berkunjung ke gelaran IMOS 2018. Dengan masukan itu, kata dia, Honda bisa merumuskan versi produksi yang benar-benar tepat dan memuaskan pengguannya.

“Sebab, bagi kami produk yang bagus bukan sekadar tampilannya keren dan kuat performanya, tetapi juga sesuai dengan fungsionlitas atau kenyamanan bagi pengguna. Itulah yang ingin kami gali di sini. Jadi kalau kami hadirkan konsep ini bukan gaya-gayaan,” imbuh Thomas diiringi tawa. (Ara)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, TWITTER @MotorisID, FB Page @MotorisIndonesia, buat info dan grafis otomotif terkini lainnya. “Suzuki Kelabakan Penuhi Pesanan Jimny Baru.”

 

CATEGORIES
TAGS
Share This