Dua Mekanik Honda Jadi yang Terbaik di Asia-Oceania

Dua Mekanik Honda Jadi yang Terbaik di Asia-Oceania
Dodik dan Ahi menjadi juara di kategori motor gede dan motor reguler dalam kompetisi mekanik Honda Asia-Osenia 2018 yang berlangsung di Surabaya - dok

Surabaya, Motoris – Dua mekanik bengkel resmi sepeda motor Honda (AHASS) – yakni Dodik Kuswinarno asal Surabaya dan M. Ahi Wahyuni dari Purwakarta – berhasil menyabet gelar juara umum atau juara pertama Honda Asia-Oceania Motorcycle Technician Skill Contest 2018. Masing-masing menjadi juara satu di kategori commuter atau motor harian dan kategori fun atau motor gede (moge).

Dodik (31 tahun) adalah mekanik di Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Surabaya dan Ahi (32 tahun) sehari-harinya merupakan mekanik di Daya Motora Purwakarta. Sebelumnya, Ahi menggenggam jawara Kontes Teknisi Honda Nasional 2017.

Keduanya merupakan dua dari empat mekanik Honda Indonesia yang lolos ke babak final kompetisi tersebut. Ada 23 peserta yang berlaga di babak akhir yang berlangsung di MPM Learning Centre, Sedati, Sidoarjo, selama 20-21 Desember itu. Mereka berasal dari delapan negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, India, Pakistan, Filipina dan Bangladesh.

Tak bermaksud menyomobongkan diri, Dodik menyebut materi-materiyang diujikan – baik secara tertulis maupun praktik – di kompetisi ini bukanlah barang baru bagi para mekanik Indonesia, khususnya di lingkungan MPM. Pasalnya, hampir saban hari, dia menemuinya.

Ilustrasi, seorang teknisi Honda yang tengah mengikuti seleksi Honda AsiaTechnician Skill Contest – dok.Istimewa

“Saya menemukan studi kasus yang diujikan di kompetisi ini bukan berarti karena ada masalah di motor gede Honda, tetapi karena selain telah medapatkan pelatihan dan didikan dari MPM dan PT Astra Honda Motor, kami di antara sesama mekanik sendiri juga sering berdiskusi. Kebetulan saya juga senang untuk mempelajarinya. Karena motor gede Honda itu kan baru dua tahun ya (dipasarkan), jadi tidak ada masalah selama ini. Kami diskusi, kemudian simulasi, itulah bekal saya,” papar Dodik saat ditemui usai pengumuman pemenang kompetisi di Surabaya, Kamis (21/12/2018).

Pernyataan senada diungkapkan Ahi. Dia mengakui, diskusi hasil pekerjaan sehari-hari dalam menangani persoalan di sepeda motor baik dengan sesama mekanik maupun atasan menjadikan pengetahuan dan keterampilannya semakin bertambah.

“Apalagi, di Honda sistem kerja dan lingkungannya sudah terbentuk sedemikian rupa. Sehingga menjadikan apa yang kita peroleh itu semakin bertambah. Persoalan-persoalan di lapangan yang kita hadapi memang terus ada, tetapi di saat yang sama mendapatkan pemecahannya. Apalagi, saya sendiri sering mengikuti kompetisi-kompetisi,” aku Ahi.

Keunggulan
General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Wedijanto Widarso, mengatakan para mekanik Honda Indonesia memiliki keunggulan baik secara komparatif maupun kompetitif tersendiri. Pertama, dari segi pendidikan mekanik di Indonesia disyaratkan minimal berpendidikan sekolah lanjuta atas.

Kedua, kemauan belajar dari masing-masing mekanik terbilang tinggi, karena bukan saja dikarenakan tuntutan pekerjaan sehari-hari tetapi karena sistem kerja yang menjadikan mereka untuk terus meningkatkan kemampuan diri. “Di kita (lingkungan AHM atau Honda Indonesia) mekanik itu disertifikasi, sesuai dengan jejang dan dilakukab secara bertahap. Sehingga, kemampuan mereka juga terukur dan terus meningkat. Ini tentunya modal tersendiri,” papar Wedi di tempat yang sama.

Peserta Honda Asia Technician Skill Contest – dok.Istimewa

Sementara itu, Marketing Director PT AHM, Thomas Wijaya yang juga hadir di tempat itu mengatakan kompetisi antar mekanik termasuk tinkat Asia-Osenia ini memiliki dampak yang positif bagi Honda dan masyarakat konsumen. Bagi Honda, lanjut Thomas, akan memperkuat merek karena layanan purna jual yang semakin bagus karena para mekanik yang andal dan terpercaya kemampuannya.

Sementara bagi konsumen akan mendapatkan layanan terbaik yang memuaskan. Persaoalan di kendaraan mereka juga bisa tertangani dengan baik. “Dan dari kompetisi, terlebih kompetisi di tingkat seperti ini (Asia-Osenia), ilmu dan pengalaman yang mereka peroleh pada kompetisi digunakan sebagai peningkatan kualitas layanan terbaik bagi konsumen,” imbuhnya.

Kedua pemenang utama ini otomatis juga berhak mewakili Asia Oceania dalam Global Technician Contest, yang akan diikuti perwakilan teknisi terbaik dari semua benua di dunia. Rencananya, kontes tersebut digelar pada 2021 nanti.

Berikut hasil lengkap kontes mekanik Honda Asia-Oceania 2018

Kategori Commuter (motor reguler)

Juara 1: Muhammad Ahi Wahyuni – Indonesia
Runner Up 1: Nguyen Hoang Hung – Vietnam
Runner Up 2: Tawee Bunrat – Thailand

Country:
Juara 1: Indonesia
Runner Up 1: Thailand
Runner Up 2: Vietnam

Kategori Fun (motor gede)
Individual:
Juara 1: Dodik Kuswinarno – Indonesia
Runner Up 1: Nguyen Than Cuong – Vietnam
Runner Up 2: Tedi Eka Budiana – Indonesia

Country:
Juara 1: Indonesia

Runner Up 1: Thailand
Runner Up 2: Vietnam. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This