Truk Daimler Laku 500.000 Unit, di Indonesia Melonjak

Truk Daimler Laku 500.000 Unit, di Indonesia Melonjak
Truk Axor Mercedes-Benz yang dipasarkan di Indonesia - dok.Istimewa

Stuttgart, Motoris – Sepanjang tahun 2018 lalu, divisi truck Daimler Group – yang terdiri dari Mercedes-Benz, FUSO, Freightliner, Western Star, Thomas Built Buses dan BharatBenz – membukukan penjualan sebanyak 500.000 unit atau setengah juta unit. Penjualan ini naik signfikan dibanding pencapaian tahun 2017 yang sebanyak 470.700 unit.

Seperti dilaporkan laman Marklines dan Daimler.com, Jumat (4/1/2019) anggota Dewan Manajemen Daimler AG yang bertanggung jawab untuk Truk & Bus Martin Daum, mengatakan pertumbuhan tertinggi dibukukan di wilayah NAFTA (North America Free Trade Association yang terdiri dari Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko).

“Dengan lebih dari 500.000 truk, kami telah mencapai penjualan unit tertinggi selama 10 terakhir,” kata Martin.

Sementara, di wilayah Asia, penjualan di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya – antara lain India- telah memicu pencapaian rekor penjualan Daimler dalam 10 tahun terakhir. Tercatat, di Asia total penjualan truk Daimler Group meningkat hingga 12%.

Mercedes-Benz New Axor untuk pasar Indonesia – dok.Motoris

Pabrikan asal Jerman itu mencatat, sepanjang Januari-November 2018 penjualan di wilayah Asia sebanyak 147.900 unit. Sedangkan di rentag waktu yang sama di 2017, penjualan yang dibukukan sebanyak 132.400 unit.

Indonesia, sebut Daimler, merupakan pasar penting. Penjualan di Indonesia di kurun wakru 11 bulan pertama di 2018 melonjak 52% dan menjadi 57.400 unit. Di periode Januari-November 2017, penjualan sebanyak 37.600 unit.

Sejak pertengahan 2017, Daimler Trucks telah memasarkan model truk Mercedes-Benz yang merupakan kendaraan proyek konstruksi. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This