Penjualan VW Capai 6,24 Juta, Jeblok di Asia-Pasifik

Penjualan VW Capai 6,24 Juta, Jeblok di Asia-Pasifik
Ilustrasi, produk Volkswagen VW T-Cross varian berwarna kuning - dok.India Car News

Wolfsburg, Motoris – Meski terus tertatih-tatih berjuang mengembalikan reputasinya setelah tahun 2015 lalu diterpa skandal kecurangan informasi emisi gas buang mobil bermesin diesel, namun Volkswagen (VW) telah mampu bangkit. Sepanjang 2018 kemarin, pabrikan yang bermarkas di Wolfsburg, Jerman, ini membukukan penjualan sebanyak 6,24 juta unit.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (10/1/2019) kemarin, laporan VW menyebut penjualan kendaraan VW di wilayah Eropa, Amerika Selatan, dan Amerika Serikat naik 0,2% dibanding tahun 2017. Kenaikan ini disebut cukup menggantikan kemerosotan penjualan di Cina.

Meski terus berusaha memompa penguasaan pangsa pasar mobil di pasar negara berpenduduk terbanyak di dunia itu, namun VW tak kuasa membendung amblesnya minat pasar. Penjualan sepanjang 2018 di Cina menciut 2,1%.

“Penurunan ini disebabkan perkembangan di Cina yang memperketat pembelian mobil terkait dengan kondisi makro ekonomi negara itu,” bunyi pernyataan pabrikan.

Pabrik produksi mobil VW di Cina, salah satu terbesar di dunia. dok. MagnetiMarelli.com

Sedangkan di seluruh wilayah Asia-Pasifik, penjualan VW tercatat melorot 1,7%. Penjualan yang dibukukan VW AG itu terdiri dari mobil dengan merek yang berada di bawah payung grupnya, yakni Audi, Porsche, Skoda, Bentley, Bugatti, Lamborghini dan Seat.

Selain mobil konvensional, penjualan VW Group itu juga termasuk 50.000 mobil listrik dan hybrid. Penjualan dua jenis mobil itu naik 13% di tahun 2018 lalu.

“Tahun 2018 memang banyak ketidakpastian di beberapa wilayah, khususnya di semester kedua. Tapi, untungnya diimbangi dengan munculnya model-model baru (yang diminati konsumen),” kata Head of Sales VW, Juergen Stackmann. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This