Kinerja Merana, Renault Ganti Indomobil dengan Nusantara

Kinerja Merana, Renault Ganti Indomobil dengan Nusantara
Ilustrasi, Renault Clio 2018- dok.Motor Magazine

Jakarta, Motoris – Rajutan ikatan kerjasama antara pabrikan mobil asal Prancis, Renault, dengan PT Indomobil Tbk sejak tahun 2001 dan diperkuat pada tahun 2013 lalu, akhirnya bubar. Renault kini memilih Nusantara Maxindo sebagai mitra baru untuk menjajakan produk-produknya di Indonesia.

Bahkan, peresmian dan pemaparan isi kerjasama ini sudah terkuak setelah undangan perihal “Media Announcement of Renault Asia Pacific – Maxindo Renault Partnership” pada 21 Januari nanti diterima Motoris, Senin (14/1/2019). Lantas apa alasan penunjukan Nusantara Maxindo? Mengapa dibuat perusahaan baru bernama PT Maxindo Renault Indonesia itu?

“Nanti saja pas di acara seperti yang dimaksud undangan dijelaskan. Tentunya yang menjelaskan harus Renault Asia-Pacific, bukan dari kami,” kata Chief Operation Officer PT Maxindo Renault Indonesia, Davy J Tuilan, yang dihubungi Rabu (16/1/2019).

Namun, fakta menunjukan penjualan mobil-mobil besutan pabrikan asal Prancis itu di Indonesia masih melempem. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di tahun 2016 penjualan Renault (bersama payung Indomobil) sebanyak 134 unit, dan tahun 2017 naik berlipat menjadi 511 unit.

Baca juga: Nissan Bantah akan Tinjau Ulang Aliansi dengan Renault

Renault kwid outsider. dok. Motor1.com

Namun, penjualan kembali seret di tahun 2018. Dalam rentang waktu Januari-November penjualan yang dibukukan hanya 273 unit. Angka penjualan ini hanya berasal dari Koleos dan Kwid saja.

Padahal, sejak tahun 2013 Renault Indonesia menawarkan sejumlah varian selain dua varian tersebut, yakni SUV Duster, Koleos, dan Megane RS. Bahkan Renault Clio.

Apakah karena kondisi yang hidup segan mati tak mau ini yang menjadikan kongsi Renault-Indomobil bubar di tengah jalan? Entahlah.

Namun, yang pasti, seperti dikutip laman Antaranews.com, 18 September 2013, Presiden Direktur Indomobil Group, Jusak Kertowidjojo kala itu menyebutkan bahwa kerjasama Indomobil dengan Renault sudah ada sejak tahun 2001 di mana Indomobil juga bertanggungjawab terhadap layanan purna jual Renault. “Kerjasama itu kini ditingkatkan,” tutur Jusak, Rabu (18/9/2013).

Baca juga: Renault Lepas Rival Berat Civic Type R

Renault Duster – dok.IndiaCarNews

Menurut Jusak akan lebih mudah bagi pihaknya untuk menawarkan berbagai produk Renault kepada masyarakat di Indonesia jika ikatan kerjasama tersebut ditingkatkan. “Ini karena Renault sudah punya aliansi terlebih dahulu dengan Nissan, jadi kepercayaan masyarakat sudah ada,” imbuhnya. (Ara)

Click for more cool graphics…

CATEGORIES
TAGS
Share This