VW Segera Rakit Produk di Indonesia, Sebagian Diekspor

VW Segera Rakit Produk di Indonesia, Sebagian Diekspor
Ilustrasi perakitan mobil VW di luar Jerman, yakni di Cina. dok. MagnetiMarelli.com

Jakarta, Motoris –  Pabrikan asal Jerman, Volkswagen (VW) dikabarkan segera merakit produknya di Indonesia dengan investasi  sekitar 40-50 juta euro. Namun, perakitan tersebut dilakukan di fasilitas perakitan yang telah ada atau milik merek lain.

“Laporan yang ada menyebutkan, perakitan dilakukan di fasilitas perakitan umum. Artinya, produk yang masuk itu berupa CKD (terurai) dan IKD. Jadi investasinya untuk proses perakitan dan sewa fasilitas perakitan,” tutur Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, saat ditemui usai acara diskusi mobil listrik  di ICE, BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (30/1/2019).

Hanya Putu tak menyebutkan secara khusus nama fasilitas perakitan yang bakal digunakan oleh VW tersebut. Begitu pun dengan modek-model yang bakal dirakit di Indonesia.

Meski, sebelumnya, Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Harjanto di Jakarta, Rabu (19/12.2018) lalu sempat mengatakan nilai investasi yang digelontorkan pabrikan asal Wolfsburg, Jerman itu senilai 40-50 juta euro.

Ilustrasi, VW T-Cross-dok.Motoring

“Ada beberapa model yang mau dirakit di sini (Indonesia) antara lain SUV Tiguan. Produk ini tidak ahanya untuk pasar dalam negeri saja, tetapi juga untuk ekspor ke negara-negara ASEAN,” kata Harjanto.

Sementara, kolega Motoris di agen pemegang merek VW di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor, tak menampik soal kabar investasi dan rencana produksi di Tanah Air.  “Iya kurang lebihnya seperti itu. Tapi kapan persisnya masih dalam proses finalisasi. Itu yang bisa disebutkan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (31/1/2019).

Soal investasi ini, kata Putu Juli Ardika, memang terus digenjot oleh Kementerian Perindustrian, terutama di tahun 2019 ini. Sekadar catatan, sepanjang tahun 2018 lalu investasi di industri menyusut 18,7%  atau hanya 274,8 triliun.

VW Tiguan terbaru – dok.Cars Models

Padahal tahun 2017 masih sebesar Rp 274,8 triliun. Sementara investasi di tahun 2017 itu sejatinya juga sudah susut 32,5% dibanding tahun 2016 yang sebesar  Rp 335,8 triliun.

Adapun investasi industri tranportasi atau angkutan yang tergelontor sepanjang tahun 2018, nilainya mencapai Rp 17,44 triliun. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This