Di Dalam Negeri Bocor, Yamaha Tumbuh di Pasar Ekspor

Di Dalam Negeri Bocor, Yamaha Tumbuh di Pasar Ekspor
Yamaha MX-King salah satu andalan Yamaha di pasar ekspor - dok.Yamaha

Jakarta, Motoris – Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat, sepanjang Januari lalu ekspor sepeda motor Indonesia tercapai mencapai 67.016 unit atau naik 76,3% dibanding bulan yang sama di tahun 2018 lalu. Dari jumlah tersebut, 37.720 unit atau 56,3% diantaranya merupakan motor besutan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (Yamaha Indonesia).

Tentu, capaian ekspor ini menghibur merek berlambang garpu tala tersebut di Indonesia. Maklum, di bulan itu dari total penjualan sebanyak 569.126 unit Yamaha hanya membukukan penjualan 110.110 unit. Jumlah itu ambles 12.879 unit dibanding penjualan Januari tahun lalu yang sebanyak 122.989 unit.

Padahal, di saat yang sama, penjualan merek-merek lain justeru naik. Tercatat, Honda membukukan penjualan 441.165 unit atau naik 27,5%. Suzuki menjual 9.100 unit atau naik 50,4%, Kawasaki 8.608 unit atau naik 14,6%, dan TVS 143 unit atau naik 361%.

Soal ekspor, Deputy General Manager Marketing YIMM Yordan Satriadi dalam siaran pers, Minggu (24/2/2019), menyebut motor yang diekspor Yamaha didominasi tipe MX-King, Nmax, Mio Soul GT, dan R25. “Tahun lalu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing juga mengekspor skuter matik XMax,” kata dia.

Ilustrasi, Yamaha Lexi S – dok.Yamaha

Skutik maxi yang juga diekspor Yamaha adalah Yamaha NMax, Aerox 155, dan Lexi. Tujuan ekspor, kata Yordan, ada sejumlah negara di lima benua.

Data AISI juga menunjukan, pada Januari lalu, ekspor motor Honda yang dilakukan PT Astra Honda Motor tercatat hanya 17.300 unit. Jumlah ini stara dengan 25,8% dari total ekspor di bulan tersebut. Suzuki mengekspor 5.517 unit, Kawasaki mengekspor 2.926 unit, dan TVS sebanyak 3.553 unit. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This