Produsen Mobil Cina Jor-joran Ekspansi ke Luar Negeri

Produsen Mobil Cina Jor-joran Ekspansi ke Luar Negeri
Ilustrasi, SUV Zotye T800 yang bermesin 2.0 liter turbo - dok.YouTube

Beijing, Motoris – Produsen mobil di Cina kini semakin agresif untuk berekspansi ke luar negeri atau merambah pasar global. Selain untuk memperbesar penjualan, langkah ini juga tak lepas dari upaya meningkatkan citra merek merek di tengah persaingan sengit di dalam negeri.

Kabar terbaru  yang dilansir laman China Daily, belum lama ini menyebut Great Wall Motor (GMW) telah menggelontorkan investasi senilai US$ 1,49 juta di India untuk memproduksi Sport Utility Vehicle (SUV).

Pabrikan ini berambisi menjadi produsen SUV terbesar kelima di dunia dalam lima tahun mendatang.Seperti dilaporkan The Economic Times, GWM tak menyebutkan secara rinci model SUV yang bakal dibuat di India itu. Namun, hanya disebutkan mobil jenis itu mulai dibuat di Negeri Sari ini pada tahun 2021 nanti.

Seperti diketahui, selama ini SUV buatan GWM yakni Haval, menjadi tulang punggung penjualan. Sepanjang tahun 2018 misalnya, dari total penjualan yang sebanyak 5 juta unit, Haval menyumbang 73%.

Salah satu mobil produksi Great Wall Motor yang dipamerkan di pameran otomotif Chengdu, Sichuan, beberapa wakru lalu – dok.China Daily

Sementara, dari total ekspor mobil GWM yang sebanyak 47.000 unit, Haval memberi sumbangan 4,5%. “(GWM) Akan menjadi merek yang kompetitif secara global dan merek SUV terkemuka di seluruh dunia,” kata pendiri dan Ketua Dewan GWM, Wei Jianjun.

Zotye dan GAC
Pabrikan asal Negeri Tirai Bambu yang juga ekspansif adalah Zotye. Pabrikan yang jauh lebih kecil dari GWM ini bahkan telah menerobos masuk pasar Amerika Serikat. Di Cina, pabrikan ini berkongsi dengan Ford Motor Company.

Laman Economic Observer menyebut, dengan menggandeng mitra lokal HAAH Automotive Holdings yang berkantor di California, Zotye bertekad untuk menjual 10.000 unit mobilnya di Negeri Abang Sam itu. Model yang ditawarkan ulai dari sedan, SUV, hingga mobil kecil ramah lingkungan. Kini, 19 diler sudah mulai dibangun oleh kongsi tersebut.

“Hanya, Zotye memiliki catatan kurang baik karena reputasinya yang dikenal menyontek model-model terkenal (dari mereka lain),” tulis media tersebut.

Sementara itu, pabrikan asal Guangzhou, Guangdong, yakni Changfeng Motor (GAC) yang sudah sejak empat tahun lalu berancang-ancang menyerbu Amerika Serikat, pada tahun 2020 nanti. Kini, seperti dilaporkan laman Detroitnews, GAC mempelajari pasar negeri itu sembari terus mengembangkan produk yang sesuai keinginan konsumen.

SUV besutan GAC Motor yang akan masuk ke Amerika Serikat mulai tahun 2020 nanti – dok.MotorAuthority

“Pasar Amerika Serikat memiliki pengaruh terbesar (dampak positif terhadap merek jika sudah menembus pasar Amerika Serikat) di pasar otomotif global,” tutur Presiden GAC Yu Jun saat diwawancai di sela kunjungannya ke North American International Auto Show pada Januari lalu. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS