Pikap Jadi “Lokomotif” Penjualan Suzuki di 2018

Pikap Jadi “Lokomotif” Penjualan Suzuki di 2018
Pikap New Suzuki Carry - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Sepanjang tahun 2018 lalu penjualan kendaraan roda empat atau lebih Suzuki – baik mobil penumpang maupun mobil niaga – terjual sebanyak 118.014 unit atau naik 5,7% dibanding tahun sebelumnya yang sebanyak 111.660 unit. Dari penjualan sebanyak itu, 47% diantaranya merupakan kendaraan komersial pikap Suzuki Carry dan Mega Carry.

“Penjualan Carry dan Mega Carry (wholesales) sebanyak 55.267 unit. Jumlah ini setara dengan 51% dari pasar low pick up,” tutur 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Setiawan Surya, di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berbicara, di sepanjang tahun itu, penjualan pikap Suzuki memang mengungguli para pesaing. Tercatat, penjualan pikap Daihatsu yang terdiri dari empat varian GranMax dan dua varian Hi-Max hanya sebanyak 42.534 unit.

Sementara, pikap Mitsubishi – termasuk Double Cabin Mitsubishi Triton- julah penjualannya berada di posisi ketiga. Total penjualan mereka tercatat sebanyak 36.468 unit.

Dengan total penjualan pikap Carry dan Mega Carry itu, Suzuki merajai pasar pikap. Lebih dari itu, varian pikap juga menjadi pilar penyokong penjualan PT SIS, selaku agen pemegang merek yang sekaligus penjualnya.

Suzuki Mega Carry dalam aplikasi mobil toko atau food truck – dok.Motoris

Data internal PT SIS menunjukan,selama tahun 2018, penjualan dari pabrik ke diler atau wholesales All New Ertiga sebanyak 32.592 unit. Sementara Ignis terjual 13.802 unit, Baleno Hatchback 5.453 unit, SX4 S-Cross 2.689, dan Wagon R terjual 4.564 unit.

Wholesales Suzuki meningkat 5,7%, sehingga pangsa pasar Suzuki menjadi 10,25%. Sedangkan penjualan ritel meningkat 8,9% menjadi 116.688 unit, menjadikan pangsa pasar Suzuki di penjualan ritel menjadi 10,12%,” kata Setiawan Surya. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This