Toyota dan Mitsubishi Akhirnya Deklarasikan Perang Total

Toyota dan Mitsubishi Akhirnya Deklarasikan Perang Total
Mitsubishi Xpander - dok.MMKSI

Jakarta, Motoris – Toyota dan Mitsubishi tak bisa lagi bersikap diplomatis. Keduanya akhirnya mendeklarasikan perang total di segmen LMPV melalui Avanza dan Xpander.

“Kami sudah siap perang tahun ini. Kalau kompetitor mau mengucurkan barang 7.000 unit, kami upayakan lebih dari itu,” ujar Presiden Direktur PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura di Jakarta, Rabu (13/5/2019).

Memang harus diakui, persaingan Avanza dan Xpander makin gila setelah Avanza facelift meluncur. Xpander mengungguli wholesales Avanza di Januari, namun kalah di Februari 2018. Akan tetapi, penjualan ritel Xpander mengangkangi Avanza.

Data yang diperoleh Motoris, menunjukan wholesales Xpander Februari 2019 mencapai 5.532 unit, di bawah Avanza sebanyak 5.700 unit. Namun, penjualan ritel Xpander mencapai 5.960 unit, sedangkan rivalnya (Avanza) 5.004 unit.

Baca juga: Xpander Jangan Seperti Tikus Mati di Lumbung Padi

Hal itu, kata Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI Irwan Kuncoro, menunjukkan Xpander diterima oleh konsumen. Mobil rakitan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, ini unggul dari sisi desain, harga jual kembali, dan biaya perawatan.

Toyota Avanza dan Veloz versi terbaru terjual lebih dari 16.300 unit dalam waktu satu setengah bulan sejak diluncurkan 15 Januari 2019 – dok.Istimewa

Dari Sunter, Jakarta Utara, sohib Motoris di Toyota Astra Motor (TAM) menyatakan, lemahnya penjualan ritel Avanza dipicu belum maksimalnya pasokan barang dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Jika masalah ini kelar, ritel Avanza dipastikan melejit.

“Maret ini kami coba pasok 7.000 unit Avanza ke dealer biar kubu sebelah tak sombong,” tegas dia.

Per Februari 2018,  wholesales Avanza mencapai 11.268 unit dengan SPK 18.300 unit. Ini menunjukkan minat terhadap Avanza facelift sangat besar. Toyota akan berupaya menambah pasokan ke dealer untuk memenuhi rentetan SPK itu. (Gbr)

CATEGORIES
TAGS
Share This