Fokus ke Mobil Listrik, VW Kurangi 7.000 Karyawan

Fokus ke Mobil Listrik, VW Kurangi 7.000 Karyawan
Ilustrasi, VW Combie listrik atau VW I.D Buzz masih berupa konsep - dok.The Verge

Wolfsburg, Motoris – Pabrikan otomotif kondang asal Jerman, Volkswagen (VW) AG, berencana memangkas jumlah karyawannya terkait dengan langkah perusahaan yang akan fokus ke pembuatan mobil listrik. Pengurangan karyawan sebanyak itu direncanakan berlangsung dalam lima tahun.

Artinya, di tahun 2023 nanti, jumlah karyawan yang dirumahkan sebanyak 7.000 orang. Namun, pemangkasan jumlah tenaga kerja tersebut dilakukan melalui skema pensiun.

“Jumlah karyawan yang dikurangi itu setara dengan 6% dari total jumlah karyawan VW di dalam negeri Jerman. Cara ini merupakan salah satu langkah penting untuk memperkuat daya saing brand di segmen pasar yang baru (mobil listrik),” ungkap seorang pejabat di VW seperti dilaporlan laan Wall Street Journal dan Spainsnews, Rabu (13/3/2019).

Para karyawan yang akan dirumahkan tersebut adalah karyawan-karyawan yang tugasnya tidak terkait dengan pekerjaan teknis. Atau bahkan karyawan pekerja teknis namun, tidak terkait dengan masalah teknis yang berkaitan dengan mobil listrik.

Kantor pusat VW – dok.Calamatta Cuschieri

Seperti dilaporkan kantor berita AFP, Kamis (14/3/2019), Chief Operation Officer VW, Ralf Brandstaetter, mengatakan dengan mengurnagi jumlah karyawan itu, maka pihaknya bisa menghemat anggaran sebesar 5,9 miliar euro saban tahunnya. Penghematan anggaran yang terakumulasi itu akan bisa digunakan untuk investasi.

Maklum, parikan yang berkantor pusat di Wolfsburg, Jerman, ini berniat menambah investasi baru dari 11 miliar euro menjadi 19 miliar euro. Invesatsi ini salah satunya digunakan untuk pembentukan divisi anyar pengembangan prangkat elektronik dan perangkat lunak mobil listrik. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This