Pasar Motor: Honda Meroket, Yamaha Semakin di Belakang 

Pasar Motor: Honda Meroket, Yamaha Semakin di Belakang 
Ilustrasi, proses produksi sepeda motor Honda - dok.astra-honda.com

Jakarta, Motoris – Penjualan kumulatif sepeda motor domestik  tumbuh 19% menjadi 1.100.950 unit per Februari 2019, dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 922.123 unit. Kenaikan ini ditopang stabilnya perekonomian nasional.

“Selain itu, Maret-April 2019 merupakan musim panen, sehingga sebagian masyarakat yakin untuk membeli sepeda motor,” ujar Ketua Bidang Niaga Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala di Jakarta, Senin (18/3).

Yang menarik, berdasarkan data AISI, Honda mendominasi mutlak pasar motor domestik dengan pangsa pasar 77,1% hasil penjualan 848.893 unit per Februari 2019. Pangsa pasar itu meningkat dibanding periode sama tahun lalu sebesar 74,3%. Sebaliknya, sang rival semakin di belakang dengan pangsa pasar 19,3%, turun dari 22,6%, diikuti Kawasaki 2%, dan Suzuki 1,6%.

Hingga akhir tahun, Sigit menegaskan, penjualan motor diprediksi berkisar 6,2-6,3 juta unit, stabil dari tahun lalu. “Kita harap kenaikan ini berkelanjutan,” tegas Sigit.

Peluncuran Yamaha R25 facelift juga dibarengi R1 20th Anniversary “We Are R” Global Launching – dok.YIMM

Di sisi lain, ekspor motor dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) naik 58,8% menjadi 121 ribu unit hingga Februari 2018. Di pasar ekspor, Yamaha mendominasi dengan pangsa pasar 49,6% atau setara 60,371 unit, diikuti Honda 37.335 unit, Suzuki 10.628 unit, TVS 7.740 unit, dan Kawasaki 5.692 unit. (Gbr)

CATEGORIES
TAGS
Share This