Nissan Indonesia, Soal Kabar Pengurangan Karyawan

Nissan Indonesia, Soal Kabar Pengurangan Karyawan
Ilustrasi, PT Nissan Motor Indonesia meluncurkan low MPV Nissan Livina,- dok. NMI

Jakarta, Motoris – PT Nissan Motor Indonesia (NMI) dikabarkan tengah menawarkan paket pensiun dini secara sukarela kepada karyawan. Kendati ada kebijakan internal manajemen seperti itu, namun NMI menegaskan tetap berkomitmen terhadap konsumen dan pasar Indonesia.

“Kami menawarkan paket pengunduran diri secara sukarela atas kemauan sendiri kepada karyawan. Saat ini, kami tidak ada informasi yang dapat dibagikan,” tutur Public Relation Department PT NMI, Hanna Maharani, saat dikonfirmasi Motoris terkait kabar tersebut melalui pesan elektronik di Jakarta, Senin (1/4/2019).

Hanna menegaskan, komitmen NMI kepada konsumen dan pasar Indonesia tersebut sesuai dengan rencana jangka menengah. “Kami telah merumuskan rencana jangka yang komprehensif untuk Indonesia dalam naungan M.O.V.E to 2022 dengan berfokus pada pelanggan, lini produk yang kuat, dan perluasan jaringan dealer yang kuat,” kata dia.

Sebagai bagian dari rencana itu, lanjut Hanna, NMI mengoptimalkan seluruh proses binisnya. Hal itu dimaksudkan agar sesuai dengan tren pasar yang ada saat ini serta dengan kebutuhan pelanggan.

Ilustrasi suasana di diler Nissan-Datsun – dok.Istimewa

Kabar yang beredar di lingkungan Indomobil Group menyebut apa yang dilakukan oleh PT NMI ini sejatinya pemangkasan jumlah karyawan. Meski, kata salah satu sosok penting di grup itu, tapi caranya lebih “soft”.

“Dan itu tidak ada sesuatu yang dilanggar. Kan itu urusan internal perusahaan karena sesuai dengan kondisi yang ada. Kalau kondisi perusahaan memang mengharuskan ada pilihan rasionalisasi (pengurangan jumlah karyawan), mau apa? iya kan?,” kata dia tanpa bersedia merinci kondisi yang dia maksud.

Sementara itu, General Manager Marketing Strategy NMI, Budi Nur Mukmin, yang dihubungi Motoris, Minggu (31/3/2019) malam, mengatakan dirinya terhitung mulai 31 Maret sudah bukan karyawan PT NMI lagi. “Iya, saya sudah resign dari Nissan. Per akhir Maret ini,” ucap dia.

Hanya, Budi tak bersedia memastikan apakah pengunduran dirinya itu terkait dengan kebijakan penawaran pensiun secara sukarela yang ditawarkan oleh manajemen. Dia juga tak bersedia menjawab kabar tentang restrukturisasi bisnis Nissan Indonesia.

“Silahkan menghubungi Nissan saja ya bro,” jawabnya. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This