C-HR Hybrid Meluncur, Toyota Masih Punya Banyak Amunisi

C-HR Hybrid Meluncur, Toyota Masih Punya Banyak Amunisi
Toyota C-HR Hybrid - dok.Motoris

Jakarta, Motoris –  PT Toyota Astra Motor (TAM), tahun ini berencana meluncurkan model baru – baik yang benar-benar baru atau baru dalam wujud penyegaran dari model yang telah  ada – sebanyak 10 model. Dari 10 model yang ditargetkan itu, tiga diantaranya telah meluncur, termasuk Toyota C-HR Hybrid yang diluncurkan, Senin (22/4/2019) ini.

Target peluncuran ini dimaksudkan untuk menyokong target penjualan tahun ini yang dipatok minimal sama dengan tahun lalu.“Kalau tahun lalu kan kita luncurkan enam model ya. Nah, tahun ini kita akan (luncurkan) lebih dari enam itu. Mudah-mudahan ada 10 model baru, termasuk di sini model yang disegarkan tampilannya,” tutur Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto, di Jakarta, belum lama ini.

Menurut dia, target peluncuran model baru tersebut menjadi penting karena kondisi pasar otomotif – khususnya roda empat – dipredisksi juga masih sama dengan tahun lalu. Bahkan Gabungan Industri kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) juga memperkirakan hanya 1,1-1,151 juta unit untuk target penjualan tahun ini.

Toyota Avanza saat diajak melibas genangan air di Toyota Driving Experience – dok.PT TAM

Sementara, dari total 10 model baru yang direncanakan Toyota itu, beberapa diantaranya – antara lain New Avanza, All New Camry, dan Toyota C-HR Hybrid (diluncurkan Senin, 22 April ini) – sudah diluncurkan. Artinya, Toyota masih memiliki banyak amunisi untuk menggempur pasar.

“Kehadiran model baru itu penting, dalam rangka sebagai trigger bagi masyarakat konsumen,” kata Soerjo.

Pernyataan senada diungkapkan Marketing Director TAM, Jimmy Anton Suwandy. Menurutnya, fakta selama ini menunjukan, kehadiran model baru terbukti mendongkrong penjualan. Dia memberi contoh kehadiran Toyota Rush dan Avanza versi anyar.“Dua model baru ini memberikan kontribusi yang signifikan ke penjualan,” ungkap dia.

Senjata ampuh
Data Gaikindo berbicara, sepanjang tahun 2018 lalu, Avanza memang terjual Toyota Avanza 82.167 unit atau menjadi yang terlaris di kategori low MPV. Sedangkan Toyota Rush membukukan penjualan sebanyak 53.145 unit, dan terlaris di segmen low SUV.

Sedangkan di kuartal pertama 2019 atau di kurun waktu Januari hingga Maret lalu, Toyota Avanza masih menjadi yang terlaris dengan total penjualan 19.806 unit. Dia mampu mengunggi pesaing beratnya, Mitsubishi Xpander yang terjual 19.355 unit.

Melihat fakta ini, tak salah jika Anton maupun Soerjo mengklaim bahwa model baru bisa menjadi senjata ampuh dalam menggempur pesaing. Atau bahkan pasar di tengah kondisi yang mengarah ke tren stagnasi.

Tiga mobil Toyota yakni Vios, Rush, dan All New CHR mendapatkan rating tertinggi yakni 5 bintang dalam uji yang dilakukan oleh ASEAN NCAP – dok.TAM

Soal target tahun ini, Anton menyebut pihaknya realistis dalam mematok target dengan melihat realitas pasar yang ada saat ini. “Kami berharap, dengan adanya produk baru, paling tidak bisa mempertahankan market share tahun lalu. Kan secara riil, tahun lalu, kita ritail salesnya 31%,” kata dia.

Data Gaikindo menyebut sepanjang tahun lalu penjualan Toyota Indonesia (termasuk merek mewah Lexus) dari pabrik ke diler (wholesales) tercatat sebanyak 372.614 unit dan penjualan dari diler ke konsumen (ritel) 371.270 unit. Sedangkan data TAM menyebut di tahun itu wholesales 353.000 unit dan ritel 357.000 unit.(Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This