Tiga Bulan Pertama, 1 Juta Lebih Motor Honda Terjual

Tiga Bulan Pertama, 1 Juta Lebih Motor Honda Terjual
Ilustrasi, proses produksi Honda BeAT - dok.Astra Honda

Jakarta, Motoris – Sepanjang Januari hingga Maret lalu atau di kuartal pertama tahun ini, penjualan sepeda motor Honda telah mencapai 1 juta unit lebih. Angka tersebut juga diklaim tumbuh signifikan dibanding rentang waktu yang sama tahun lalu.

“Sepanjang Januari-Maret secara year on year (dibanding periode sama tahun sebelumnya) kami masih growth. Total satu juta unit lebih. Masih dua digit lah. Tapi untuk rinciannya secara jelas, kita tunggu saja data dari teman-teman di AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia),” tutur Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM), Thomas Wijaya, saat ditemui di sela peluncuran varian motor gede skutik adventure Honda X-ADV, di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Di rentang waktu ini, lanjut Thomas, skutik Honda BeAT masih tercatat sebagai kontributor volume penjualan terbanyak. Dia menyumbangkan penjualan hingga sekitar 40-45%. “Yang paling banyak kedua dan ketiga, masing-masing Honda Vario Techno 125 maupun 150, dan Honda Scoopy yang merupakan produk life style,” ungkap Thomas.

Seorang karyawan pabrik AHM tengah melakukan pengecekan terhadap Honda Vario yang tengah diproduksi – dok.AHM

Sementara itu, Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala yang dihubungi Motoris masih belum besedia menyebut data penjualan sepanjang kuartal pertama tersebut. Alasannya da merek yang tengah merampungkan data penjualan.

Meski begitu, dia menyebut di kurun waktu itu penjualan membukukan tren positif karena meningkat. “Memang sebelumnya ada kekhawatiran di bulan Maret aka nada penurunan penjualan di sentra-sentra pertanian, karena kan banyak turun hujan. Apalagi, harga komoditas kan juga stagnan. Tetapi ternyata masih ada pertumbuhan di wilayah lain,” kata Sigit.

Penjualan skutik, kata Sigit, masih terus tumbuh, sedangkan varian bebek dan sport masih stagnan. Secara volume penjualan kedua varian itu masih seperti tahun-tahun sebelumnya.

Varian Stylish New Honda Scoopy dengan tampilan warna baru saat diproduksi – dok.AHM

“Tetapi secara prosentase pangsa pasar mengecil. Mengapa seperti itu, karena market size atau volume pasar membesar, sebab ada pembeli-pembeli baru, dan ternyata pembeli baru ini lebih memilih skutik. Jadi skutiklah yang terbanyak,” imbuh Sigit. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This