Confero S ACT, Cara Baru Wuling Gedor Pasar

Confero S ACT, Cara Baru Wuling Gedor Pasar
Wuling Confero S ACT - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – PT Wuling Motors Indonesia menghadirkan versi baru dari Low MPV Wuling Confero yakni Confero S ACT di hajatan Telkomsel Indoesia International Motor Show (IIMS) 2019. Kehadiran versi anyar ini disebut sebagai bukti komitmen bisnis Wuling Motors di Tanah Air yakni menyuguhkan produk dan layanan purna jual yang sesuai dengan keinginan serta kebutuhan pelanggan.

“Kalau kita lihat fakta yang ada, kebutuhan dan keinginan masyarakat konsumen terus berkembang. Hal itu sesuai dengan harapan, kebutuhan, gaya hidup, dan tuntutan kondisi lingkungan. Oleh karena itulah, Wuling yang memiliki komitmen untuk hadir dan berkembang bersama masyarakat, menghadirkan produk yang sesuai dengan fakta tersebut. Termasuk Confero S ACT ini,” ungkap Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani, saat dihubungi, di Jakarta, Sabtu (27/4/2019).

Menurut Dian, strategi perwujudan komitmen ini sejatinya telah dilakukan Wuling Motors sejak pertama kali hadir di Tanah Air pada pertengahan tahun 2017 lalu. Saat itu, merek asal Cina ini langsung menyuguhkan low MPV – yang merupakan ceruk pasar terbesar di pasar otomotif Indonesia – menyuguhkan Wuling Confero dengan harga bersaing.

Tuas transmisi Wuling Confero S ACT – dok.Motoris

“Filosofi kami, ingin selalu leading in cost. Karena itu, kami lokalkan produksi. Kami banyak serap konten lokal. Kami memiliki sistem pasokan yang efisien karena membangun supplier park di area pabrik kami. Sehingga, ujungnya harga lebih kompetitif,” terang Dian.

Kini, ketika kebutuhan dan perkembangan masyarakat juga berkembang, maka Wuling menyuguhkan Confero S versi anyar. Terlebih, fata berbicara, pengguna mobil transmisi manual telah turun secara drastis.

Grafik penjualan mobil bertransmisi manual pun mengalami degradasi yang cukup signifikan di sejumlah negara dengan kota padat lalu-lintas. Hal ini disebabkan karena konsumen semakin memilih mobil bertransmisi otomatis guna memperoleh kepraktisan berkendara.

Segmen pasar baru
Solusi yang disodorkan Wuling adalah untuk ‘menjembatani’ dua hal tersebut, yakni penggunaan sistem e-clutch pada mobil bertransmisi manual. Seperti yang dilakukan Wuling untuk varian Confero S ACT.

Sistem e-clutch ini merupakan teknologi yang mempermudah proses perpindahan gigi bagi pengemudi dalam berkendara. Sistem e-clutch menghilangkan fungsi pedal kopling, sehingga kinerja komponen kopling di dalam transmisi pun dikontrol oleh modul tersendiri.

Wuling mempercayakan sistem e-clutch buatan Schaeffler untuk Confero S ACT karena memberikan paradigma unik dalam aspek mobil bertransmisi manual. Walhasil, akan tercipta segmen pasar yang berbeda.

Pengemudi akan merasakan keunikan tersendiri dalam mengendarai Wuling Confero S ACT, karena cukup mengoperasikan dan memilih gigi transmisi secara manual, tanpa perlu menginjak pedal kopling. Dengan kata lain, Wuling Confero S ACT menyuguhkan sensasi berkendara dengan transmisi manual, namun dengan kepraktisan seperti mobil bertransmisi otomatis atau CVT.

Interior Wuling Confero S ACT – dok.Motoris

Konsumen Wuling Confero S ACT juga tak perlu khawatir dengan perawatan sistem transmisi e-clutch ini, karena pada dasarnya transmisi yang digunakan ialah serupa dengan transmisi manual konvensional. Sehingga biaya perawatannya pun tergolong efisien.

Wuling Confero S ACT dihadirkan Wuling Motors di IIMS 2019 yang berlangsung di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, 25 April – 5 Mei. (Adp/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This