Penjualan April Segini, Toyota Optimis Kuartal II Ini Moncer

Penjualan April Segini, Toyota Optimis Kuartal II Ini Moncer
Toyota Avanza saat diajak melibas genangan air di Toyota Driving Experience - dok.PT TAM

Jakarta, Motoris – Setelah sepanjang Januari-Maret atau kuartal pertama lalu penjualan produknya menyusut 8,6% dibanding kurun waktu yang sama tahun 2018, kini PT Toyota Astra Motor (TAM) optimis di kuartal kedua ini penjualan bisa naik 10-15%. Terlebih, fakta menunjukan, penjualan di sepanjang April juga cukup oke.

“Penjualan di sepanjang April cukup menggembirakan. Sementara di akhir April sampai awal Mei ada pameran IIMS (Telkomsel Indonesia International Motor Show) dan menjelang lebaran,” tutur Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto, saat ditemui dia area IIMS, JiExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Soerjo menyebut sepanjang April kemarin penjualan empat model yang selama ini menjadi andalan – yakni Toypta Avanza, Rush, Kijang Innova, dan Calya – dari pabrik ke diler (wholesales) sebanyak 29.400-an unit. Sedangkan penjualan ritel atau dari diler langsung ke konsumen di saat yang sama, 26.600-an unit.

LCGC 7 kursi penumpang Toyota Caya di IIMS 2019 – dok.Motoris

“Kalau dirinci masing-masing model, Avanza wholesales (WS)-nya 9.100-an unit, ritelnya (RS) 6.800-an unit. Terus, Rush WS 5.400-an unit dan RS 5.200-an unit, Innova WS 4.600-an unit dan RS 4.100-an unit, sedangkan Calya WS 3.400-an unit dan RS 4.500-an unit,” papar Soerjo.

Sebelumnya, Marketing Director Toyota Anton Jimmi Suwandy mengatakan pihaknya optimis di kuartal kedua ini penjualan bisa naik 10-15%. “Puncak penjualan tertinggi terjadi di April dan Mei, karena moment persiapan lebaran, da nada IIMS. Keburuhan untuk angkutan mudik masih menjadi pendorong masyarakat membeli mobil. Yang kedua, sikap wait and see saat menjelang dan selama pemilu juga sudah surut,” kata Anton di JiExpo, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Sepanjang kuartal pertama, lanjut Anton, penjualan Toyota memang menurun karena beberapa hal. Pertama, faktor peluncuran model baru yang dilakukan di pertengahan Januari. Kemudian pasokan produk dari pabruk yang di tahap-tahap awal juga belum mengalir deras.

LCGC Toyota Agya di IIMS 2019 – dok.Motoris

“Dan ketiga, adanya prosesi persiapan menjelang pemilihan umum (Pemilu) dan Pemilu. Nah, semua itu kini sudah terlewati,” ungkap dia.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang kuartal pertam lalu penjualan Toyota tercatat sebanyak 77.266 unit. Jumlah ini menurun 8,6% dibanding kuartal pertama 2018. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This