Jualan Kuartal I Jeblok, Gaikindo Masih Yakin Target Tercapai

Jualan Kuartal I Jeblok, Gaikindo Masih Yakin Target Tercapai
Pengunjung IIMS antusias melihat Wuling Almaz di IIMS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang rentang waktu Januari-Maret atau uartal pertama tahun ini, penjualan kendaraan (baik penumpang maupun komersial) di Indonesia hanya 253.863 unit atau ambles 13,1% dibanding tahun lalu.

Meski begitu Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengaku tak akan merevisi target penjualan 1,15 juta unit karena optimis masih bisa dicapai.

Optimisme itu diungkapkan Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, di sela berbuka puasa bersama di Jakarta, Selasa (14/5/2019). “Memang, penjualan selama kuartal satu kemarin turun. Ini karena beberapa hal yang terjadi, selain memang di awal-awal tahun, basanya penjualan masih lambat,” ungkap Nangoi.

Dia menyebut, di kurun waktu tiga bulan pertama tersebut pertumbuhan ekonomi nasional meleset dari proyeksi yang ditetapkan pemerintah. Ekonomi hanya tumbuh 5,07%, sedangkan target yang dipatok pemerintah 5,2%.

Ilustrasi Mitsubishi Strada Triton hadir di IIMS 2019 – dok.Motoris

“Kedua, karena penyelenggaraan pemilu (pemilihan umum). Orang bersikap menunggu, melihat situasi dulu, apa yang akan terjadi,” ucap mantan Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia itu.

Sementara, dari sisi skulus tahunan, awal-awal tahun penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Tanah Air selalu lebih lambat. Jika dilihat pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, penjualan di semester pertama itu porsinya 40-53%.

“Sedangkan di semester kedua, biasanya mencapai 57 – 60% (dari target yang ditetapkan),” kata Nangoi.

Sentimen positif
Soal sentimen positif yang bisa memantik penjualan di semester kedua ini, Nangoi menyebut ada beberapa hal. Pertama, harga komoditas yang masih stabil. Kedua, proses pembangunan yang masih akan terus berlanjut.

“Selain itu, kita juga ada pameran, GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show), dan APM (agen pemegang merek) tentu juga akan menggelar berbagai program promo,” kata Nangoi.

Fakta berbicara, selama kuartal pertama itu penjualan kendaraan penumpang dari pabrik ke diler (wholesale) menciut 13,3% yakni dari 221.865 unit (di tahun sebelumnya) menjadi 192.368 di tahun ini. Sedangkan penjualaan kendaraan komersial susut 13,22%, dari 70.846 unit menjadi 61.495 unit.

Daihatsu Xenia terbaru di IIMS 2019 – dok.Motoris

Data Gakindo juga menunjukkan, selama Januari-Maret itu, Toyota masih menguasai pangsa 30,4% wholesales, dan 29,3% ritel. Dia disusul Daihatsu yang menggenggam 20,0% pangsa pasar wholesales dan 18,3% ritel. Mitsubishi Motors di urutan ketiga wholesales dengan penguasaan 14,0% pangsa pasar.

Meski, secara ritel merek ini berada di belakang Suzuki. Merek berlambang “S” ini mencatatkan wholesales 22.869 unit dan ritel 23.567 unit. (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This