Pasar Lesu, Tata Indonesia akan Sodorkan 7 Model Baru

Pasar Lesu, Tata Indonesia akan Sodorkan 7 Model Baru
Ilustrasi, salah satu truk yang dipasarkan Tata Motors Indonesia, Tata Prima 3338.K - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Meski kondisi pasar kendaraan komersial sepanjang Januari-Maret lalu muram karena penjualan susut 13,22%, namun PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) tetap optimis. Pemegang merek kendaraan Tata di Indonesia ini bahkan akan menggelonotorkan tujuh model baru di sepanjang tahun 2019 ini.

“Naik turunnya penjualan (kendaraan komersial) di pasar merupakan sesuatu yang biasa dalam bisnis. Sedangkan kalau bicara penurunan awal tahun, itu juga situasi yang normal. Karena itu, kami meyakini nanti setelah hari raya lebaran, kondisi pasar akan kembali naik,” papar Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta, saat ditemui di sela acara buka bersama TMDI, di Jakarta, Selasa (15/5/2019).

Indonesia, lanjut Biswadev, juga memiliki modal besar. Sebagai negara  yang  berkembang yang tengah giat membangun, negara ini memiliki sumber daya alam yang besar. Sektor pertambangan, perkebunan, perdagangan dan logistik, serta konstruksi maupun infrastruktur menjadi sektor yang  dinamis di Indonesia.

Truk Tata Prima 2528k saat digunakan digunakan di areal pertambangan nikel di Maluku Utara – dok.TMDI

“Tentu semua membutuhkan kendaraan komersial. Karena itulah, di tahun ini kami akan terus menawarkan kepada para pelaku usaha sebagai pilihan cerdas melalui tujuh model yang akan kami hadirkan secara bertahap hingga akhir tahun,” kata dia.

Ketujuh produk tersebut adalah Tata Super Ace HT2 Facelift, Tata LPT 407-34 WB, Tata Ultra 1014-45 & 33 WB, Tata LPT 813-38 WB, Tata LPT 1116-42 WB, Tata Prima 3338.K 8×4 52 WB, dan Tata Prima 3123. T.

Tata Motors tak hanya menyodorkan keunggulan yang dimiliki masing-masing varin, namun juga terus menyempurnakan layanan purna jual. Sebanyak 300 lebih Touch Points yang terdiri dari fasilitas 3S (sales, service, spare parts), 15 (sales), 25 (service, spare parts), Tata Certified Workshop (TCW) dan Parts Shop yang menjual Tata Genuine Parts di seluruh Indonesia telah didirikan.

Tata Ultra, salah satu andalan Tata Motors Indonesia di segmen pasar truk ringan -dok.Istimewa

Sementara itu, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukan, di rentang waktu Januari-Maret lalu penjualan kendaraan komersial susut 13,22%. Jika di tiga bulan pertama tahun 2018 masih sebanyak 70.846 unit, tahun ini hanya 61.495 unit.

Menciutnya penjualan tersebut terjadi di semua jenis kendaraan komersial dari pikap hingga truk. Rinciannya, penjualan pikap susut 13%, pikap kabin ganda kejeblos hingga 12%, dan truk ambles hingga 23%.

Data Gakindo juga menunjukan di kurun waktu tersebut penjualan Tata Motors Indonesia juga susut. Jika di tahun 2018 lalu TMDI berhasil menjual 300 unit, di tiga bulan pertama tahun ini hanya menjual 239  unit alias turun 20,3%. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This