Tata Motors Tak Gentar Hadapi Tantangan Pikap DFSK

Tata Motors Tak Gentar Hadapi Tantangan Pikap DFSK
Pikap Tata Motors Super Ace HT 2 dikenal irit, bandel, dan biaya perawatan yang murah - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) yang sejak tahun 2016 lalu fokus ke penjualan komersial mulai dari pikap hingga truk berat (heavy duty truck) tak gentar dengan kehadiran merek asal Cina yang juga menjual kendaraan komersial di Indonesia. Bahkan dengan Dong Feng Sokon (DFSK) yang sejak Juli 2017 lalu menjajakan pikap Super Cab.

Ada sejumlah alasan yang diungkapkan Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta, mengapa Tata Motors punya sikap seperti itu. Pertama, kata dia, berbeda dengan karakter segmen pasar kendaraan penumpang, dimana volume membesar karena konsumen berpindah dari sebuah merek ke merek lain, pertambahan volume di segmen kendaraan komersial dikarenakan konsumen yang bertambah.

“Kenapa demikian? Karena Indonesia merupakan negara yang tengah terus berkembang. Berbagai sektor yang menjadi modal pembangunan terus digarap dan berkembang seperti pertambangan, perkebunan, konstruksi atau infrastruktur, logistik dan perdagangan. Semuanya berkembang. Ini semua membutuhkan kendaraan komersial, makanya volume segmen ini berkembang,” papar Biswadev saat ditemui di sela acara berbuka puasa bersama di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Pikap Tata Super Ace HT 2 – dok.Istimewa

Oleh karena itu, lanjut Biswadev, dengan hadirnya merek-merek baru di Indonesia yang menawarkan varian produk kendaraan komersial justeru menjadikan pasar dan industri otomotif bagus. Kalangan pelaku industri di sektor ini akan terus berlomba untuk menghadirkan produk yang terbaik.

“Sehingga, konsumen pun juga diuntungkan karena mendapatkan pilihan alternatif yang lebih banyak dengan keunggulan yang ditawarkan sesuai dengan tujuan bisnis mereka,” ungkap dia.

Lebih fokus
Kedua, berbeda dengan merek-merek lain, terutama dari Cina yakni Wuling dan DFSK, Tata Motors yang hadir di Indonesia sejak tahun 2012 dan beroperasi sejak tahun 2013, mulai tahun 2016 memfokuskan diri ke kendaraan komersial. Sehingga, layanan purna jual dengan berbagai titik salurannya lebih fokus ke kendaraan komersial ini.

Bahkan tak hanya itu, Tata Motors yang lahir tahun 1945 itu, saat ini juga dikaui dunia sebagai produsen kendaraan komersial terbesar ke-6 dunia.

Pikap DFSK Super Cab – dok.Motoris

“Produk kami diakui unia sebagai kendaraan dengan endurance (ketahanan) yang tinggi, bandel, serta biaya perawatan yang 15% lebih murah dibanding kendaraan sejenis dari merek lain. Kami juga terus melakukan berbagai pengembangan untuk meningkatkan kualitas,” papar Biswadev.

Sementara, pikap DFSK Super Cab yang diluncurkan Juli 2017 ditawarkan dalam dua pilihaan mesin. Mereka adalah mesin bensin dan diesel dengan kapasitas 1.300cc dan 1.500 cc. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This