Harga Xpander dan Confero Naik, Avanza Masih Anteng

Harga Xpander dan Confero Naik, Avanza Masih Anteng
Toyota Avanza versi terbaru diluncurkan di Jakarta, 15 Januari 2019- dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Meski mobil sejenis dan sekelas dari merek lain – Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero – harganya telah dikerek sejak bulan lalu, namun PT Toyota Astra Motor (TAM) masih anteng tak ikut menaikan harga Toyota Avanza. Bagi TAM, saat ini belum ada kondisi krusial yang mengharuskannya mengerek harga Avanza.

“Bulan Juni ini, tidak ada atau tidak ada rencana kenaikan harga untuk Avanza,” tutur Marketing Director PT TAM, Anton Jimmy Suwandy, saat dihubungi Motoris di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Menurutnya, Toyota selalu melakukan pengkajian yang mendalam jika ada faktor eksternal maupun internal yang berpotensi menimbulkan kenaikan harga. Jika dampak dari faktor-faktor tersebut tidak signifikan terhadap harga jual, maka Toyota akan melakukan absorbsi alias tidak mengerek harga produk. Begitu pun sebaliknya.

“Karena kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi konsumen. Karena itulah, berbagai faktor – termasuk Bea Balik Nama (BBN) – selalu kami pelajari dampaknya. Tetapi, untuk konsumen kami berikan yang terbaik, tidak saja dalam kualitas produk, layanan, tetapi juga harga,” papar Anton.

Toyota Avanza versi terbaru yang diluncurkan 15 Januari 2019 – dok.Istimewa

Pernyataan senada diungkapkan Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto. Dia mengatakan, saat ini tidak ada hal-hal mendesak yang mengharuskan Toyota Indonesia menerek harga Avanza.

“Jadi (kalau harga ingin dinaikan) alasannya apa? Tidak ada alasan kuat (menaikan harga. Bahkan, (nilai tukar) dolar juga belum stabil,” kata dia saat dihubungi Motoris, Kamis (13/6/2019).

Faktor BBN
Sementara itu, harga Mitsubshi Xpander saat ini diketahui naik Rp 4,2 juta sejak April lalu. Walhasil, rentang banderol Low MPV Mitsubishi itu, kini berada di Rp 210,3 – 265,1 juta.

“Iya betul. Ada kenaikan harga. Kenaikan ini lebih dikarenakan sebagai penyesuaian terhadap kenaikan BBN yang juga naik dari 10% menjadi 12,5%. Memang, ada beberapa faktor (tidak hanya BBN saja) pertimbangan (yang mendasari kenaikan),” tutur Head of PR and CSR Department Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Aditya Wardani, saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik, Kamis (13/6/2019) malam.

Namun, lanjut Adit, konsumen tidak perlu risau dengan kenaikan harga itu. Pasalnya, biaya kepemilikan Mitsubishi Xpander masih tetap menguntungkan. Mitsubishi Indonesia, lanjut Adit, telah membuat program (dan bahkan sudah berjalan) untuk memberikan keuntungan melalui paket perawatan dan perbaikan kendaraan, sehingga biaya kepemilikan Xpander lebih murah.

Mitsubishi Xpander menjadi bintang di booth Mitsubishi Motors Indonesia di ajang IIMS 2019 – dok.Motoris

Kenaikan harga karena penyesauaian terhadap tarif BBN juga dilakukan oleh Wuling Motors Indonesia terhadap low MPV Wuling Confero dengan besaran kenaikan Rp 3 juta.

Dengan demikian, harga tipe terendah yakni Confero 1.5 M/T Double Blower kini Rp 146,8 juta. Sedangkan tipe tertinggi Confero S 1.5 L Lux+ M/T banderolnya menjadi Rp 181,8 juta. “Tetapi, kalau kita lihat, harga Confero masih kompetitif. Kami juga terus melaukan peningkatan layanan purna jual dengan biaya pertawan yang sangat terjangkau dan kompetitif,” ujar Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani, saat dihubungi, Kamis (13/6/2019). (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS