Renault Triber Segera Hadir, Toyota dan Honda Cuek

Renault Triber Segera Hadir, Toyota dan Honda Cuek
Renault Triber saat diluncurkan di India - dok.CarDekho

Jakarta, Motoris – Toyota dan Suzuki Indonesia merespon santai terhadap kabar segera hadirnya Renault Triber ke Tanah Air yang diboyong oleh PT Maxindo Renault Indonesia (MRI). Meski, mobil itu diklaim sebagai Low MPV tujuh penumpang dengan positioning harga di level mobil murah ramah lingkungan (LCGC) sekali pun.

Seperti diungkapkan Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, Toyota melihat setiap perkembangan di pasar – termasuk adanya model baru di suatu segmen tertentu – sebagai sesuatu yang positif.

“Tidak masalah. Sebenarnya (dengan hadirya model baru termasuk Renault Triber) baik-baik saja. Dengan kehadiran produk baru sebenarnya mendukung market lebih baik (market size semakin membesar),” kata Anton saat ditemui di sela acara Toyota Dream Car Art Contest di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (22/6/2019).

Anton mengaku belum melihat secara persis Triber dan baru mendengar atau membaca pemberitaan media. Meski begitu, dia melihat ceruk pasar LCGC di tahun ini terus menyusut. Begitu pun dengan segmen pasar Low MPV.

Renault Triber, MPV tujuh penumpang dengan mesin 1.000 cc tiga silinder – dok.Istimewa

Kendati demikian, Toyota percaya diri Low MPV andalannya masih diminati masyarakat, bahkan berada di urutan atas dalam daftar penjualan. “Avanza masih tumbuh terus penjualannya,” kata Anton.

Marketing & After Sales Service Director, Jonfis Fandy, saat ditemui di sela acara Brio Saturday Night Challenge di Stadion Aquatic kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Sabtu (22/6/2019), juga menunjukan respon santai terhadap kabar rencana kehadiran Tiber. “Ya, itu akan baik bagi market. Tidak ada masalah,” ucap dia.

Meski begitu, lanjut Jonfis, dalam kompetisi di pasar, ada sejumlah faktor penentu keberhasilan sebuah produk. Faktor tersebut bukan sekadar nama merek saja.

Selain kualitas produk – mulai dari gaya desain, performa, teknologi dan fitur – nilai sebuah brand yang lainnya seperti layanan purna jual juga sangat menentukan. Pada akhirnya, sebut Jonfis, masyarakat konsumen lah yang bakal menentukan mulus tidaknya perjalanan produk tersebut di pasar.

Honda Mobilio versi baru diluncurkan di Jakarta, 21 Februari 2019 – dok.Motoris

“Tetapi saya tidak tahu model baru itu (Triber) karena saya tidak bekerja di sana (Renault), sehingga tidak tahu persis (spesifikasi produk, positioning produk dan harga, hingga layanan purna jual yang bakal diberikan),” papar Jonfis.

Low MPV berbanderol LCGC
Sebelumnya, meski tak menyebut tanggal dan bulan secara pasti, namun Chief Operating Officer MRI, Davy Tuilan – di sela acara Buka Puasa Bersama, Rabu (29/5/2019) – menyebut Triber akan diluncurkan di Tanah Air dua pekan setelah peluncuran di India (atau di hajatan GIIAS 2019 yang berlangsung Juli nanti).

Dia juga memastikan harga low MPV tujuh penumpang ini bakal bersaing. Artinya, dibanding para kompetitor di segmen tersebut, banderolnya lebih murah.

“(Triber) Ini  low MPV (di ceruk pasar yang sama dengan Avanza dan Mobilio) tetapi dengan harga seperti LCGC (mobil murah ramah lingkungan seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra),” kata dia.

Sekadar catatan soal kinerja pasar segmen LCGC dan Low MPv di Tanah Air, data Gaikindo juga menyebut, secara kumulatif dari Januari-April, penjualan LCGC juga ambles 11,19% dibanding rentang waktu yang sama tahun 2018. Angkanya, pada tahun lalu 80.844 unit, kini hanya 71.794 unit.

LCGC 7 kursi penumpang Toyota Caya di IIMS 2019 – dok.Motoris

Pada waktu yang sama, penjualan Toyota Calya – yang merupakan LCGC MPV tujuh penumpang – ambrol 34,77%. Jika di tahun 21.535 unit, kini menjadi 14.048 unit. Ini tentu menjadi tanatngan tersendiri bagi Toyota, terlebih jika ada penantang baru.

“Ini sebenarnya bukan penurunan, tetapi memang normalnya pasar LCGC (yang merupakan segmen entry level) segitu. Kalau awal-awal (diluncurkan) kan tinggi, karena ada  (konsumen) yang baru, dan secara finansial baru menjangkau LCGC. Selain itu ada taksi online (untuk kebetuhan taksi online, dan saat ini sudah mulai jenuh),” kata Anton menjelaskan.

Sedangkan di segmen low MPV, pada periode sama, Avanza 28.910 unit. Angka ini naik tipis 2,05% dibanding kurun waktu sama di tahun 2018 yang sebanyak 28.330 unit. Sementara Hondo Mobilio di periode sama terjual 5.887 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This