Mitsubishi Klaim Berhasil Tarik Konsumen T120SS ke L300

Mitsubishi Klaim Berhasil Tarik Konsumen T120SS ke L300
Mitsubishi L300 - dok.Istimewa

Bekasi, Motoris – Sejak menghentikan penjualan mini pikap Colt T120SS pada Februari lalu, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) berusaha menarik konsumen pikap tersebut ke varian yang lebih tinggi yakni Colt L300. Hasilnya ternyata cukup cespleng, karena banyak dari mereka yang beralih.

“Jadi, sejak tidak memasarkan pikap tersebut (T120SS), kami berusaha menarik para konsumen yang sebelumnya menggunakannya (T120SS) untuk menggunakan L300. Dengan cara terus menerusmemberikan edukasi tentang benefit atau keuntungan menggunakan L300,” papar Head of Sales & Marketing Group PT MMKSI, Imam Chperu Cahya, saat ditemui di sela acara Xpander Pinter Bener Familiy Festival, di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2019).

Kebetulan, lanjut Imam, masyarakat yang sebelumnya menggunakan Mitsubisi Colt T120SS – yang awalnya pengusaha entry level – kini juga telah berhasi mengembangkan bisnis mereka. Sehingga, sejalan dengan itu, kebutuhan angkutan penunjang kegiatan usaha juga meningkat – baik dalam kemampuan kendaraan maupun jumlah unit – tetapi tetap irit biaya operasional.

Mitsubishi Colt T120SS – dok.Istimewa

“Nah, unit kita pas. Kapasitas daya angkut, kemampuan performa mesin, mudahnya perawatan dengan biaya yang lebih murah, hingga nilai jual kembali yang lebih menguntungkan dibanding pesaing, menjadi daya tarik konsumen. Dan ini (upaya menarik konsumen ke L300) ternyata berhasil,” ujar Imam.

Walhasil, jika penjualan Mitsubishi L300 sebelumnya masih berada di kisaran 2.000-an unit, sejak Maret hingga Mei lalu telah menapak 2.300 – 2.500 unit. Total penjualan Januari-Mei, sebanyak  11.740 unit. “Bahkan, Mitsubishi L300 ini menjadi market leader di segmennya. Penguasaan market share (pangsa pasar) mencapai sekitar 75%,” kata Imam.

Pengganti
Sementara itu, disinggung soal pengganti TS120SS, Imam mengaku sampai saat ini belum mengetahui secara persis. Namun, kata dia, bagian Riset dan Pengembangan (R&D) Mitsubishi Motors Corporation tentu tengah menyiapkan model pengganti dari pikap tersebut.

Mitsubishi melihat ceruk pasar mini pikap sangat menjanjikan. Terlebih, lanjut dia, kendaraan komersial merupakan barang modal yang dibutuhkan untuk kegiatan usaha atau penunjang kegiatan ekonomi masyarakat.

Pikap Suzuki Carry kembaran Mitsubishi Colt T120SS – dok.Istimewa

“Jadi keberadaan kendaraan komersial itu dalam kondisi apapun, selama aktifitas perekonomi masih berjalan akan terus terserap. Dan faktanya, kegiatan ekonomi atau bisnis itu kan berjalan terus. Apalagi, di Indonesia banyak potensi atau sumberdaya ekonomi yang potensial untuk digarap. Mulai dari sumberdaya alam, konsumsi masyarakat, dan sebagainya,” terang Imam.

Mitsubishi Colt T120SS – yang merupakan produk kerjasama dengan Suzuki Motor sebagai kembaran pikap Suzuki Carry – dihentikan produksinya Januari lalu, dan Februari sudah tidak dijual. Penghentian produksi dilakukan– termasuk Suzuki Carry – karena tidak sesuai dengan standar Euro 4. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This