Investasi, Hyundai Bakal Bikin Pabrik di Jawa Barat

Investasi, Hyundai Bakal Bikin Pabrik di Jawa Barat
Ilustrasi, salah satu mobil buatan Hyundai yang dipasarkan di Indonesia, Hyundai Kona - motoris

Jakarta, Motoris – Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, memastikan Hyundai Motor Company (Hyundai) bakal merealisasikan investasi membangun pabrik di Indonesia. Pabrik yang disebut mulai beroperasi tahun 2021 dengan kapasitas produksi 70.000 – 250.000 unit per tahun itu, juga bakal melayani kebutuhan ekspor.

“Mobil yang diproduksi jenisnya sedan, hatchback, MPV, dan SUV. Targetnya, sebanyak 47% dari produksi itu untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan 53% untuk ekspor,” tutur Airlangga dalam siaran pers, Senin (1/7/2019).

Penegasan komitmen realisasi investasi tersebut diungkapkan langsung Executive Vice President Hyundai, Park Hong Jae kepada Airlangga. Keduanya bertemu di Seoul, Korea Selatan, Selasa (25/6/2019) lalu.

“Hyundai telah menegaskan komitmennya, untuk segera memulai investasi di Indonesia. Pemerintah mendukung rencana tersebut dengan fasilitas fiskal yang sudah tersedia,” ucap Airlangga, tanpa menyebut dimana lokasi pabrik yang akan dibangun tersebut.

All New Hyudai Santa Fe, salah satu model Hyundai yang menjadi andalan baru di pasar mobil Indonesia – dok.Motoris

Namun, sebelumnya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi saat bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan Hyundai telah berkomitmen untuk berinvestasi di Jawa Barat. Pabrikan asal Negeri Ginseng itu bakal membuka pabrik yang direncanakan beroperasi tahun 2021 nanti.

“Investor Korea Selatan (termasuk Hyudai) sangat tertarik bernvestasi di Indonesia. Jawa Barat dinilai sangat potensial dan menarik,” ujar Umar, Jumat (28/6/2019).

Dia mengatakan pabrik otomotif Hyundai tersebut juga bakal menyerap banyak tenaga kerja lokal Indonesia. “Hyundai menargetkan produksi sekitar 300.000 unit kendaraan roda empat per tahun. Jadi, kira-kira tenaga kerja yang terserap sekitar 3.000 – 3.500-an orang,” kata dia.

Sementara Ridwan Kamil menyebut, nilai investasi Hyundai dan kawan-kawan ini diperkirakan mencapai Rp 40 triliun. Hanya, untuk lokasinya sampai saat ini masih dipelajari.

Hyundai Nexo – dok.Car and Driver

“Kalau dihitung-hitung nilai investasi (Hyundai dan perusahaan lainnya dari Korea) itu sekitar Rp 40 triliun lebih. Sedangkan lokasi yang digunakan belum. Tetapi, kawasan (industri)  Rebana kan baru ya. Mudah-mudahan (di sana, Rebana). Kalau bukan di Rebana ya enggak masalah juga, kan banyak kawasan kita (Jawa Barat,” ucap dia. (Sep/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This